GOSULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG) menyepakati 4 Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis untuk mengakselerasi digitalisasi pengelolaan keuangan daerah hingga tingkat desa.
Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo Revino M. Pepah dan Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi, di Halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Rabu (30/9/2026) malam.
Turut hadir Komisaris Bank SulutGo Djafar Alkatiri dan Rania Riris Ismail, Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Wakil Bupati Tonny S Junus, Sekda Sugondo Makmur, jajaran Forkopimda, serta Pimpinan OPD.

Dirut Bank SulutGo, Revino M. Pepah menegaskan, empat PKS ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital.
“Ini adalah komitmen kita untuk tidak hanya menjadi bank penyimpanan RKUD, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam transformasi digital. Dari kabupaten hingga desa, semua terkoneksi dalam satu sistem,” ujar Revino.
Keempat PKS tersebut meliputi:
Pertama, PKS tentang Pemanfaatan Aplikasi Kasda Online yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD) pada Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo.
Kedua, PKS tentang Pemanfaatan Aplikasi Kasda Online yang terintegrasi dengan sistem pembayaran Katalog Elektronik (E-Katalog).
Ketiga, PKS tentang Pengelolaan Keuangan Desa dengan Aplikasi Kasda Online Desa yang terintegrasi dengan Siskeudes pada Pemerintah Desa di lingkungan Kabupaten Gorontalo.
Keempat, PKS tentang Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun 2026.

Revino menjelaskan, integrasi Kasda Online dengan SIPD akan mempercepat proses penatausahaan dan pelaporan keuangan, integrasi dengan E-Katalog memastikan transaksi pengadaan yang akuntabel, sementara integrasi dengan Siskeudes akan memperkuat tata kelola keuangan desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Business Matching, penyerahan undian motor bagi nasabah, penyerahan Mock Up UMKM binaan BSG yakni BSG Baternak, BSG Perempuan Hebat, dan BSG Qris Merchant, serta pemberian penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan Launching Sistem Percepatan Terpadu JAMKESDA (SPTJ) dan Kawasan Digital Kabupaten Gorontalo sebagai inovasi untuk memperluas akses layanan kesehatan dan mendorong inklusi keuangan digital.
Revino berharap sinergi ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan dan digitalisasi transaksi.
“Harapan kami, Kabupaten Gorontalo bisa menjadi model kawasan digital yang inklusif di Sulawesi,” tutupnya. (Adv)







