GOSULUT.ID – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Polres Gorontalo menggelar Apel Doa Lintas Agama bertajuk “Pray For NTT”. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan moral dan material bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi.
Apel dipimpin langsung Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri dan berlangsung khidmat di Halaman Rusunawa Polres Gorontalo, Rabu (19/8/2026) pagi.
Kegiatan dihadiri jajaran Pejabat Utama, Perwira, Bintara, hingga ASN Polres Gorontalo. Kehangatan kebersamaan juga terlihat dengan hadirnya para tokoh agama dari FKUB Kabupaten Gorontalo.
Turut hadir Ketua FKUB Kabupaten Gorontalo DR. Sjahril Djafaara dari unsur Islam, Pdt. Febby Bawengan, unsur Kristen Protestan, Ketua Stasi Anneke Paula Rantung unsur Katolik, DR. Dewa Oka Suparwata unsur Hindu dan Tommy Woeriyanto unsur Budha.
Acara dibuka dengan laporan perwira apel, dilanjutkan arahan Kapolres. Puncak kegiatan adalah pembacaan doa bersama secara bergantian oleh para pemuka agama.
Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kekuatan, dan ketabahan warga NTT pasca gempa 7,7 SR. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.
Usai apel, aksi kemanusiaan langsung dilanjutkan. Seluruh personel Polres Gorontalo melakukan penggalangan donasi sukarela.
“Dana yang terkumpul akan kami catat secara transparan dan disalurkan melalui jalur resmi, agar dapat segera meringankan beban saudara kita di NTT,” tegas Kapolres.
AKBP Ki Ide Bagus Tri menyampaikan pesan mendalam di sela kegiatan.
“Saat ini saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur sedang tertimpa musibah gempa bumi berkekuatan 7,7 SR. Mari kita bersama-sama memanjatkan doa, semoga mereka di sana senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, serta keselamatan, dan semoga segala urusan mereka dimudahkan serta selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Kapolres.
Keluarga besar Polres Gorontalo berharap doa dan bantuan yang dikumpulkan dapat menjadi kekuatan bagi proses pemulihan di NTT.
























