Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Ketua Komisi II Apresiasi Pani Gold, Jembatan Bailey di Pulubala Pulihkan Mobilitas dan Ekonomi Warga

93
×

Ketua Komisi II Apresiasi Pani Gold, Jembatan Bailey di Pulubala Pulihkan Mobilitas dan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – DPRD Provinsi Gorontalo sangat mengapresiasi kontribusi yang diberikan oleh Pani Gold Project yang tidak hanya fokus dalam mengolah tambang emas primer berskala besar yang berlokasi di Gunung Pani, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato tapi juga begitu perhatian dengan kondisi wilayah lainnya.

Yang terbaru adalah memfasilitasi peminjaman jembatan rangka baja atau jembatan Bailey sepanjang 40 meter untuk penanganan darurat akibat ambruknya Jembatan Pulubala di Dusun Titileya, Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo pada April 2025.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat karena jembatan menjadi salah satu akses vital yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Hari ini saya menghadiri peresmian jembatan Bailey bersama-sama dengan Wakil Bupati Gorontalo bapak Tony Yunus juga pak Boyke Abidin selaku Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi pani gold yang telah memberikan bantuan pinjaman jembatan yang telah digunakan masyarakat sudah beberapa bulan ini, “ujar Ketua Komisi II, Mikson Yapanto Sabtu (15/08/2026).

Menurutnya, terputusnya akses penghubung seperti jembatan dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Selain menghambat mobilitas, kondisi tersebut juga berpotensi memutus sirkulasi ekonomi warga yang bergantung pada kelancaran akses transportasi.

“Jembatan ini sangat vital dalam menunjang aktivitas masyarakat. Mulai dari pertanian, perikanan, lalu lintas dan berbagai kegiatan lainnya menjadi lebih lancar dengan adanya jembatan ini. Yang paling penting, geliat ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan,” jelasnya.

Mikson mengatakan, kepedulian Pani Gold Project tersebut menunjukkan bahwa kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah tidak harus terbatas pada wilayah tempat perusahaan beroperasi.

Bagi aleg NasDem itu, meskipun Pani Gold Project berada di Kabupaten Pohuwato, perusahaan tetap menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah tetangga, termasuk Kabupaten Gorontalo.

“Ini bentuk kepedulian investasi terhadap pembangunan yang ada di daerah tetangga. Pani Gold berada di Pohuwato, tetapi kepeduliannya tidak hanya untuk Pohuwato, melainkan juga daerah lain di Provinsi Gorontalo,” imbuhnya

Ia menjelaskan, proses peminjaman jembatan tersebut sebelumnya difasilitasi melalui komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak Pani Gold. Jembatan Bailey kemudian digunakan masyarakat sebagai akses sementara sembari menunggu pemerintah memiliki kemampuan anggaran untuk membangun jembatan permanen.

“Kalaumembangun jembatan permanen, tentu membutuhkan anggaran yang besar. Jadi sambil menunggu pemerintah memiliki anggaran, jembatan Bailey ini sangat membantu masyarakat,” sambung dia.

Terlebih katanya kembali, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian dalam pembiayaan berbagai program pembangunan. Karena itu, dukungan dunia usaha seperti yang dilakukan Pani Gold dinilai menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat.

Jembatan Bailey sendiri telah difungsikan masyarakat selama beberapa bulan. Peresmian kemudian dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan dirangkaikan dengan kegiatan Pramuka yang melibatkan anak-anak sekolah setempat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mikson berharap kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan dunia usaha seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,

“Terutama dalam mendukung kelancaran akses transportasi dan menggerakkan kembali perekonomian di daerah, “pungkasnya.

Share : Â