Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Tuan Rumah PENAS XVII, Gorontalo Dapat Kehormatan Sekaligus Keuntungan Ekonomi

85
×

Tuan Rumah PENAS XVII, Gorontalo Dapat Kehormatan Sekaligus Keuntungan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju panggung utama pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII di GOR David-Tonny.

GOSULUT.ID – Kabupaten Gorontalo mendapat dua keuntungan besar setelah ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII. Selain menjadi kehormatan, ajang nasional ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka telah membuka PENAS XVII di Lapangan GOR David-Tonny, Limboto, Sabtu (20/06/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia hadir untuk memperkuat kolaborasi menuju swasembada pangan nasional.

Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah pusat.

Menurutnya, menjadi tuan rumah PENAS XVII merupakan kehormatan besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. PENAS XVII bukan hanya agenda nasional, tapi juga jadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Sofyan.

Ia menyebut dampak ekonomi PENAS XVII sudah dirasakan langsung. Perputaran uang meningkat di sektor UMKM, jasa transportasi, hingga masyarakat yang membuka rumahnya sebagai homestay untuk peserta.

Panitia mencatat sekitar 13 ribu peserta telah berada di lokasi. Jumlah besar itu, kata Sofyan, memberi efek positif pada konsumsi dan peredaran uang di Gorontalo selama kegiatan berlangsung.

Sofyan menegaskan, suksesnya penyelenggaraan PENAS XVII tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kementerian teknis, hingga masyarakat Gorontalo.

“Persiapan bersama membuktikan Gorontalo mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk agenda berskala nasional,” tandasnya.

PENAS XVII diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama mewujudkan kedaulatan pangan dan menjadikan Indonesia kekuatan pangan dunia.

Share :  
error: Content is protected !!