Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Jelang PENAS KTNA, Polres Gorontalo Gencarkan Patroli Malam Tekan 3C

121
×

Jelang PENAS KTNA, Polres Gorontalo Gencarkan Patroli Malam Tekan 3C

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) ke-XVII di Kabupaten Gorontalo, Polres Gorontalo melalui Tim Unit Respon Cepat (URC) Satuan Reskrim mengencarkan patroli malam skala besar.

Patroli difokuskan untuk menekan angka kejahatan jalanan atau 3C di wilayah hukum Polres Gorontalo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kegiatan patroli berlangsung Sabtu (06/06) malam hingga Minggu dini hari (07/06). Patroli dimulai pukul 21.00 Wita dengan apel malam dan pemberian arahan/APP yang dipimpin langsung KBO Reskrim Polres Gorontalo IPTU Utjen S. Sule.

“Patroli Tim URC ini merupakan langkah preventif wajib untuk menekan angka kriminalitas, khususnya street crime dan kasus 3C di wilayah hukum Polres Gorontalo. Terlebih saat ini Kabupaten Gorontalo sedang bersiap menyambut agenda nasional PENAS KTNA XVII 2026, sehingga stabilitas keamanan harus benar-benar terjaga,” ujar IPTU Utjen.

3 Titik Rawan Jadi Sasaran

Ada tiga titik utama yang menjadi sasaran patroli kali ini. Pertama, kawasan Menara Limboto yang saat itu tengah berlangsung konser grup band lokal dalam rangka Malam Kebersamaan Menuju Ajang Akbar PENAS KTNA XVII.

Kedua, kawasan GOR David-Toni Limboto. Di lokasi ini petugas menemukan sekelompok masyarakat yang berkerumun sambil mengonsumsi minuman keras/miras.

“Untuk mencegah terjadinya gesekan fisik atau tindakan kriminal akibat pengaruh alkohol, petugas langsung memberikan pembinaan dan memerintahkan mereka membubarkan diri ke rumah masing-masing,” jelas IPTU Utjen.

Ketiga, lokasi utama venue PENAS KTNA XVII Gorontalo 2026. Di area proyek tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas jaga malam agar rutin berpatroli dan segera melapor ke Polres Gorontalo jika menemukan hal mencurigakan.

IPTU Utjen menegaskan, miras sering menjadi pemicu utama tindak pidana penganiayaan maupun keributan di jalanan. Karena itu pembubaran warga yang mengonsumsi miras di seputaran GOR David-Toni dilakukan secara tegas.

Lebih lanjut, KBO Reskrim itu menambahkan, secara keseluruhan kegiatan patroli berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gejolak berarti.

Polres Gorontalo mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan tidak menciptakan potensi gangguan keamanan, khususnya selama rangkaian PENAS KTNA 2026 berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan tidak menciptakan potensi gangguan keamanan,” imbaunya.

PENAS KTNA XVII 2026 dijadwalkan berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo dan menjadi agenda nasional yang akan dihadiri ribuan petani, nelayan, dan pejabat dari seluruh Indonesia.

Share :  
error: Content is protected !!