GOSULUT.ID – Seorang pria berinisial RU (54) warga Desa Huidu Utara ditemukan meninggal dunia dalam posisi tersungkur di atas sepeda motor di jalan menuju Objek Wisata Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Sabtu (30/05/2026).
Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut petugas langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Benar, kami menerima laporan penemuan seorang laki-laki berinisial RU dalam keadaan tersungkur di atas kendaraan roda dua Honda Supra Fit warna hitam corak merah putih. Dari pemeriksaan awal, dari hidung korban keluar cairan bening,” ujar Iptu Wawan kepada Gosulut.id.
Berdasarkan keterangan saksi RD (56) warga Kelurahan Hunggaluwa, korban pertama kali terlihat sekitar pukul 06.30 Wita masih duduk di atas motor dengan tangan bergerak memegang setang.
RD kemudian melanjutkan aktivitas ke kolam miliknya yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
“Saat saksi RD kembali sekitar pukul 08.00 Wita, korban sudah dalam keadaan tersungkur dengan kedua tangan ke bawah. Melihat itu, saksi langsung memberitahu warga setempat,” kata Iptu Wawan.

Tidak lama kemudian, personel Polres Gorontalo bersama Polsek Limboto Barat tiba di TKP dan memasang garis polisi. Lalu Tim Inafis melakukan olah TKP.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Gorontalo guna pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sementara itu, keterangan dari saksi berinisial RU (23) yang merupakan anak bungsu dari korban, menyebut ayahnya berpamitan keluar rumah sejak pukul 16.00 WITA sehari sebelumnya untuk memperbaiki motor di bengkel.
“Menurut keterangan anak korban, almarhum tidak kembali ke rumah hingga pukul 22.00 WITA. Anak korban menduga ayahnya tidak pulang karena diduga mengonsumsi minuman keras,” ungkap Iptu Wawan.
Lebih lanjut, Iptu Wawan menegaskan, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis.
Ia juga menyampaikan keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas.
“Motif atau penyebab pasti kematian masih kami selidiki. Jenazah dan kendaraan sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Keluarga sudah menerima dengan lapang dada dan tidak mempersoalkan kejadian ini,” pungkasnya.






















