GOSULUT.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memberikan respons terkait video yang diunggah Amien Rais mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Meutya menyebut, pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa.
“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian. Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa,” ujar Meutya Hafid, Sabtu (02/04/2026, dilansir dari detik.com.
“Kementerian Komunikasi dan mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, Digital (Komdigi) telah pembunuhan karakter dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat,” sambungnya.
Komdigi, kata dia, akan bakal mengambil langkah-langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Siapapun yang membuat dan ikut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar, katanya, telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2).
Saat ini video tersebut sudah tidak bisa diakses di kanal YouTube Amien Rais Official. Video dengan judul “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL” itu berdurasi sekitar 8 menit.








