Scroll ke bawah untuk membaca
Bolaang Mongondow Utara

H-1 Lebaran, Harga Bapok di Boltara Meroket: Cabai Rawit Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

253
×

H-1 Lebaran, Harga Bapok di Boltara Meroket: Cabai Rawit Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Memasuki H-1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok (Bapok) di pasar-pasar tradisional wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mengalami kenaikan signifikan pada Jumat (20/03/2026).

Berdasarkan laporan harga dari Mandor Pasar Rakyat Boroko, Ardan Pontoh, lonjakan paling tajam terjadi pada komoditas Cabai Rawit.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Jika pada pasar Selasa lalu harga masih berada di angka Rp60.000/kg, hari ini harga tersebut melesat hingga Rp110.000/kg.

Komoditas lain yang turut naik di Pasar Boroko antara lain cabai keriting Rp50.000/kg, bawang merah Rp50.000/kg, tomat Rp16.000/kg, daging sapi: Rp140.000/kg, udang Rp70.000/kg.

Kondisi serupa terjadi di Pasar Sangkub. Menurut data yang dilaporkan oleh Mandor Pasar Sangkub, Ham Hasan, terjadi kenaikan harga yang cukup merata pada bumbu dapur dan protein laut dibandingkan Jumat pekan lalu (13/03).

Di Pasar Sangkub, harga Cabai Rawit kini menyentuh Rp100.000/kg, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp50.000/kg.

Selain itu, lonjakan drastis terlihat pada bawang merah Rp60.000/kg, tomat: Rp15.000/kg, Ikan bobara Rp100.000/kg, udang: Rp110.000/kg.

Menanggapi fenomena ini Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian Raden Mokoginta saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh berkurangnya pasokan barang ke pasar-pasar lokal.

“Kenaikan harga saat ini terjadi karena pihak pemasok sudah tidak lagi menyuplai barang dalam volume normal. Kemungkinan besar mereka sudah menghentikan aktivitas untuk persiapan merayakan lebaran,” jelas Raden.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa harga ini masih bersifat fluktuatif.

“Harga ini bisa saja berubah-ubah. Sangat memungkinkan pada hari pasar selanjutnya harga akan kembali bergeser tergantung ketersediaan stok di lapangan,” tambahnya.

Meski bumbu dapur dan daging mengalami kenaikan, beberapa bahan pokok lain seperti beras, gula putih, dan minyak goreng di kedua pasar tersebut terpantau masih relatif stabil sesuai harga pasar sebelumnya.

Share :  
error: Content is protected !!