GOSULUT.ID – Seluruh anggota DPRD Provinsi Gorontalo saat ini kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing dalam rangka melaksanakan agenda reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026.
Pada hari pertama, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Gorontalo, Senin (2/2/26).
Rombongan yang di pimpin Wakil Ketua III, Sulyanto Pateda mempertanyakan berbagai hal terkait penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, ibu, dan anak yang terjadi di Provinsi Gorontalo.
Salah satu yang menjadi sorotan tekait kasus perundungan yang terjadi belum lama ini di SMAN 3 Gorontalo, aleg Gerindra itu mempertanyakan sejauh mana proses penanganan kasus tersebut serta bentuk pendampingan yang diberikan kepada para korban oleh Dinas P3A Provinsi Gorontalo
Sulyanto menegaskan bahwa kasus perundungan di lingkungan sekolah harus menjadi perhatian serius semua pihak agar tidak berdampak buruk terhadap kondisi psikologis dan masa depan anak-anak.
“Kasus seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Kami berharap ada penanganan yang komprehensif, termasuk pendampingan psikologis bagi para korban,” tegasnya.








