GOSULUT.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) bergerak cepat (gercep) memberikan bantuan kepada para korban bencana angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (20/01) kemarin.
Gerak cepat ini merupakan wujud komitmen Dinas Sosial ketika mendapat informasi warga terdampak bencana maupun yang membutuhkan bantuan, sebagaimana taglinenya yakni “Dinsos ST (Selalu Tanggap)” dalam melayani masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Afriyani Katili menyampaikan, pasca menerima laporan sejumlah warga terdampak bencana angin puting beliung, pihaknya langsung bergegas meninjau lokasi sekaligus memberikan bantuan untuk para korban.

“Laporan yang masuk ada sekitar 15 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 53 jiwa yang terdampak,” ujar Afriyani Katili kepada Gosulut.id saat diwawancarai, Kamis (22/01/2026).
Afriyani menuturkan, bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bantuan tanggap darurat yang fokusnya terhadap pemenuhan kebutuhan korban seperti makanan siap saji hingga family kit.
“Di dalam family kit itu ada pakaian dalam, handuk, perlengkapan mandi, sabun, hingga deterjen. Untuk anak-anak, kami juga berikan makanan anak serta pakaian anak,” tuturnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga menyerahkan bantuan terpal, kasur lipat dan selimut bagi korban yang rumahnya mengalami kerusakan.
“Penyaluran bantuan kepada korban bencana angin puting beliung ini sudah dilakukan sejak hari Selasa, sebanyak 48 jiwa sudah kami salurkan bantuannya. Sisanya akan diberikan hari ini,” kata Afriyani.
Adapun sebaran korban bencana angin puting beliung tersebut berada di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Limboto di Kelurahan Dutulanaa sebanyak 1 KK dengan 6 jiwa, Kecamatan Tibawa Desa Isimu Raya 1 KK dengan 3 jiwa, Kecamatan Mootilango sebanyak 4 rumah atau 4 KK dengan 13 jiwa, Kecamatan Tolangohula Desa Sukamakmur 1 rumah yang dihuni 3 KK dengan total 12 jiwa, Kecamatan Asparaga di Desa Prima dan Desa Asparaga sebanyak 3 rumah atau 3 KK dengan 11 jiwa, serta Kecamatan Dungaliyo Desa Ayuhula 1 rumah dengan 1 KK berjumlah 3 jiwa.








