Scroll ke bawah untuk membaca
Kontrol

Tidak Hanya KPK, Kejagung Juga Didesak Usut Dugaan KKN Bupati Bone Bolango

552
×

Tidak Hanya KPK, Kejagung Juga Didesak Usut Dugaan KKN Bupati Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
(Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Ratusan massa yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/10/2025).

Mereka mendesak Kejagung untuk mengusut dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan oleh Bupati Bone Bolango.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Feri Kurniawan menyebutkan, bahwa ada dugaan bagi-bagi proyek dan fee proyek yang diduga diterima oleh Bupati Ismet Mile.

“Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, tak boleh lepas dari pengawasan Kejaksaan. Rekam jejak buruk seharusnya menjadi warning bagi aparat penegak hukum untuk lebih ketat mengawasinya. Sekali korupsi, pasti selanjutnya akan korupsi,” ucap Feri dilansir dari Manado Zone.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada pihak Kejagung untuk turun tangan dan memeriksa Ismet Mile.

“Apalagi saat ini ada dugaan bagi-bagi proyek di Kabupaten Bone Bolango dan dugaan kuat ada fee proyek yang diduga diterima Bupati Ismet Mile. Mantan napi koruptor jangan dibiarkan kembali mencuri uang rakyat,” pintanya.

Lebih lanjut, Feri menegaskan, bahwa Ismet Mile menjabat Bupati Bone Bolango pada tahun 2005-2010 sudah pernah didakwa JPU Kejari setempat melakukan dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara Rp. 5,1 miliar pada proyek pengendalian banjir di Bone Bolango pada tahun 2008.

“Tahun ini Ismet Mile kembali jadi Bupati, aneh bin ajaib. Ditambah dugaan kasus korupsi kembali menyeret namanya. Hal ini tidak bisa dibiarkan, Kejagung harus bertindak cepat, tindak tegas dan tangkap Ismet Mile,” tegasnya.

Selanjutnya, dari dugaan bagi-bagi proyek dan fee proyek yang mengalir ke Bupati Bone Bolango, justru menurut dia, yang sangat dirugikan adalah masyarakat Bone Bolango sendiri.

“Masyarakat Bone Bolango sangat dirugikan dari pemerintah yang hanya memikirkan bagi-bagi proyek saja, tanpa kualitas yang memadai. Dampaknya, pembangunan yang tidak sesuai spek, membahayakan keselamatan warga dan dan umur pakai pendek. Lagi-lagi masyarakat yang harus menanggungnya, Bupati dan kroni-kroninya duduk enak di kursi jabatannya,” imbuh Feri.

Terakhir, Feri memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga Kejagung menindak lanjuti tuntutan agar mengusut kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Ismet Mile.

“Kami tidak akan pernah lelah menyuarakan aspirasi di depan Kejagung, demi keadilan dan demi pemberantasan korupsi di Kabupaten Bone Bolango,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ratusan massa aksi yang tergabung dalam K-MAKI juga melakukan unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/10).

Mereka juga mendesak KPK untuk turun tangan dan segera memeriksa Bupati Kabupaten Bone Bolango.

Share :  
error: Content is protected !!