Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Bupati Gorontalo Apresiasi BI Dorong Transformasi Digital Lewat QRIS di Pedesaan

407
×

Bupati Gorontalo Apresiasi BI Dorong Transformasi Digital Lewat QRIS di Pedesaan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi meresmikan program Kawasan Ramah Non Tunai-Semua Bisa QRIS (KAWAN QRIS) di Lapangan Bostar, Kecamatan Dungaliyo, Sabtu (26/07/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia perwakilan Provinsi Gorontalo yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah, desa, dan masyarakat untuk mendorong transformasi digital melalui QRIS di lingkungan pedesaan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Ini adalah titik awal dari sebuah langkah besar, sebuah transformasi yang akan membawa perubahan positif dan berkelanjutan di desa-desa kita,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, bahwa QRIS merupakan salah satu bentuk inovasi yang dihadirkan oleh Bank Indonesia bersama penyelenggara sistem pembayaran untuk mengakomodasi transaksi secara digital yang lebih mudah, cepat, aman, dan terintegrasi.

“Sehingga peresmian program KAWAN QRIS ini menjadi bukti bahwa desa-desa di Gorontalo mampu menjadi bagian dari perubahan global, mampu beradaptasi dengan zaman dan mampu mengambil peran dalam pembangunan ekonomi digital nasional,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu kunci menuju kemajuan desa, sebab ketika masyarakat mulai terbiasa bertransaksi non tunai, maka banyak hal positif akan terjadi.

“Akan ada peningkatan efektivitas bisnis UMKM, transaksi akan lebih transparan dan tercatat, resiko penipuan dan kehilangan uang tunai akan berkurang serta yang paling penting akses masyarakat terhadap layanan keuangan resmi akan semakin luas,” imbuh Sofyan Puhi.

“Kami yakin ketika desa maju secara ekonomi, maka secara otomatis akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum. QRIS adalah gerbang menuju desa cerdas, desa berdaya dan desa yang siap menghadapi masa depan,” tambah Politisi Nasdem itu.

Sebagai informasi, program ini menjadi tonggak penting dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran di tingkat desa, khususnya di dua desa percontohan yakni Pilolalenga dan Kaliyoso. (Adv)

Share :  
error: Content is protected !!