Scroll ke bawah untuk membaca
Nasional

Bye-bye Tabung Hijau! Pengganti LPG akan Beredar Tahun Ini

179
×

Bye-bye Tabung Hijau! Pengganti LPG akan Beredar Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Tabung gas LPG 3 kilogram. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Siap-siap ucapkan selamat tinggal pada tabung gas melon. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan distribusi Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke masyarakat pada tahun ini.

CNG atau Compressed Natural Gas merupakan gas alam terkompresi yang diklaim lebih hemat, aman dan 100% dari gas bumi Indonesia.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan, targetnya tahun ini CNG sudah bisa dipakai masyarakat.

“Bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa. Roadmap-nya adalah tentu kita ada karena ini belum diumumkan oleh Pak Menteri, tapi intinya ke depan kita akan mereduksi LPG kita, kita gantikan dengan CNG,” kata Laode, Rabu (06/05/2026), dilansir dari CNBC Indonesia.

Kenapa harus ganti? Karena subsidi LPG tiap tahun makin bengkak. Konsumsi gas rumah tangga naik terus, bikin APBN jebol. Nah, CNG ini gasnya murni dari lapangan migas dalam negeri. Pemerintah hitung, kalau pindah ke CNG bisa hemat subsidi sampai 30%.

Soal aman, Laode bilang teknologi tabungnya sudah canggih. Pakai tabung Tipe 4 berbahan komposit fiber. Lebih ringan, lebih kuat, dan tahan banting dibanding tabung hijau biasa.

“Penelitian untuk CNG ini sudah cukup lama. Teknologi tabung dan valve-nya sudah ditemukan dan siap dipakai,” jelasnya.

Jangan khawatir soal pasokan. PT Gagas Energi Indonesia, anak usaha PGN, mengaku sudah siap.

“Secara infrastruktur kami siap dukung semua arah kebijakan pemerintah. Stasiun pengisian gas kami optimalkan biar sampai ke konsumen,” kata Direktur Operasi PT Gagas Energi Maisalina.

Langkah ini jadi jurus pemerintah buat capai swasembada energi. Kalau pakai CNG, Indonesia nggak perlu pusing lagi sama harga gas dunia yang naik-turun. Cadangan gas bumi di dalam negeri masih melimpah.

Share :  
error: Content is protected !!