GOSULUT.ID – Pertarungan seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) hampir selesai setelah persetujuan teknis (pertek) yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait penetapan calon Sekda.
Hal itu menjadi dasar hukum dan administratif bagi pemerintah daerah dalam menetapkan calon Sekda yang memenuhi persyaratan serta telah melalui proses seleksi yang ketat.
Dari berbagai sumber yang dihimpun oleh Gosulut.id, Bupati Sofyan Puhi sebagai pengguna melalui BKPSDM telah mengusulkan satu nama ke Kemendagri melalui Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Pilihan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dikabarkan jatuh kepada Sugondo Makmur untuk menjadi Sekda Kabgor. Tentu hal ini sangat menggemparkan dan diluar prediksi para pemangku kepentingan di daerah.
Usulan nama Sugondo Makmur sebagai Panglima ASN juga telah menjadi pembicaraan para ASN Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo. Sehingga dengan adanya Bupati dan Wabup Kabgor yang baru serta Sekda, bisa membawa sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.
Mengenai hal itu, Mantan Ketua Tim Kampanye ST12, Mudin Saleh Kau memberikan komentar terkait hasil Seleksi Sekda Kabgor yang sudah melahirkan satu nama yakni Sugondo Makmur dan telah diusulkan oleh Bupati Sofyan Puhi ke Kemendagri melalui Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
“Apapun keputusan diambil oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi hal itu menjadi hak prerogatif beliau. Dan wajib diaminkan oleh seluruh Tim Pemenangan dan simpatisan serta pemilih ST12. Jika lainnya tidak setuju, itu hak mereka, sebab biarkan pemenang akan mengatur barisannya dalam memujudkan 12 program janji kampanye pada rakyat Kabgor,” ujar Mudin kepada Gosulut.id, Kamis (22/05/2025).
Ia mengajak seluruh pihak untuk menyambut Sekda baru yakni Sugondo Makmur yang saat ini tinggal menunggu persetujuan Kemendagri untuk dilantik oleh Bupati Gorontalo.
Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Gorontalo Trizal Entengo saat dimintai tanggapan, dirinya meminta kepada awak media ini untuk menanyakan hal tersebut langsung ke Bupati Sofyan Puhi.
“Sebab satu nama (yang) diusulkan ke Kemendagri itu pilihan Bupati, bukan pilihan Pj Sekda,” ucapnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat dikonfirmasi kebenaran hal tersebut belum memberikan jawaban.







