Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Haru dan Hangat, Prajurit Yonif 713/ST dan Warga Ugimba Rajut Persaudaraan Lewat Tradisi Bakar Batu

35
×

Haru dan Hangat, Prajurit Yonif 713/ST dan Warga Ugimba Rajut Persaudaraan Lewat Tradisi Bakar Batu

Sebarkan artikel ini
 

GOSULUT.ID – Kehangatan dan kebersamaan begitu terasa di Kampung Ugimba pada Minggu. Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Mobile Yonif 713/Satya Tama bersama warga menggelar tradisi adat Bakar Batu.

Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan syukur sekaligus menjadi simbol kuatnya persaudaraan antara TNI dan masyarakat setempat.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Di Papua, tradisi Bakar Batu dimaknai lebih dari sekedar tradisi memasak bersama. Lebih dari itu, prosesi ini menjadi warisan leluhur yang merepresentasikan persatuan, kebersamaan, serta kehangatan ikatan kekeluargaan.

Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kehadiran Satgas Yonif 713/ST diterima dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan oleh warga Ugimba.

Komandan Satgas Yonif 713/Satya Tama, Letkol Inf Widyastomo E. N. mengatakan, tugas Satgas di Papua bukan hanya menjaga keamanan wilayah, namun juga merawat perdamaian dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami hadir di sini tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan yang sudah terjalin di Ugimba. Ini adalah bentuk ketulusan warga menerima kami, dan menjadi simbol persaudaraan yang tidak akan kami lupakan,” ungkap Letkol Widyastomo.

Melalui Bakar Batu, tidak ada sekat antara prajurit dan warga. Semua duduk bersama, menyantap hidangan dari prosesi adat tersebut, dan merayakan kedamaian. Kisah dari Kampung Ugimba ini menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjaga hingga di pelosok negeri.

Share :