GOSULUT.ID – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi turun langsung memimpin pendistribusian bantuan susu di Desa Bulota, Kecamatan Talaga Jaya sebagai langkah awal intervensi penanganan anak stunting, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Ainun ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Gorontalo mendapatkan asupan gizi yang cukup secara berkelanjutan.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi menyampaikan, pendistribusian susu di Desa Bulota sebagai desa pilot project ini adalah langkah nyata agar tidak ada anak di Kabupaten Gorontalo yang tertinggal karena masalah gizi.
“Susu untuk harapan. Kami ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Gorontalo memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Maryam kepada Gosulut.id usai kegiatan.
Ia menegaskan, penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga keluarga di rumah.
“Jika anak-anak kita sehat hari ini, maka Kabupaten Gorontalo akan kuat di masa depan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan Gerakan Posyandu Aktif dengan tema “Posyandu Aktif, Keluarga Sehat, Anak Cerdas, Indonesia Kuat”.
Maryam mengapresiasi peran kader Posyandu, TP-PKK, dan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan.
“Tanpa ibu-ibu kader, program ini tidak akan sampai ke anak-anak. Kami berharap program di Desa Bulota ini bisa menjadi contoh dan dilanjutkan di desa-desa lain di Kabupaten Gorontalo,” katanya. (Adv)








