Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Ada Tawa dan Harapan saat Rahmijati Jahja Bertemu Ikatan Pengemudi Bentor Gorontalo 

105
×

Ada Tawa dan Harapan saat Rahmijati Jahja Bertemu Ikatan Pengemudi Bentor Gorontalo 

Sebarkan artikel ini
Anggota DPD RI Rahmijati Jahja didampingi putranya Revi Bobihoe menerima aspirasi dari para pengemudi bentor. (Foto: Aldy/Gosulut)

GOSULUT.ID – Tidak ada jarak dan sekat, yang ada hanya obrolan hangat dan saling mengerti. Pada Sabtu (1/8/2026) malam, kediaman Anggota DPD RI Dapil Gorontalo Rahmijati Jahja di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, dipenuhi suasana kekeluargaan.

Tamunya adalah para pengemudi bentor dari Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Provinsi Gorontalo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Mereka datang bukan membawa tuntutan, melainkan membawa cerita. Cerita tentang setir yang diputar dari pagi hingga malam, tentang bensin yang naik, dan tentang keluarga yang menunggu di rumah.

Revi Bobihoe saat menyerahkan rezeki kepada para pengemudi bentor (atas) dan Anggota DPD RI Rahmijati Jahja didampingi putranya Revi Bobihoe foto bersama dengan para pengemudi bentor. (Foto: Aldy/Gosulut)

“Silakan duduk, kita ngobrol santai saja. Saya ingin dengar langsung dari abang-abang, sapa Rahmijati dengan senyum.

Pada pertemuan itu, Rahmijati Jahja didampingi putranya Revi Bobihoe yang selaku Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo.

Dalam obrolan tersebut, IPB menyampaikan harapan besar adanya program SIM Gratis untuk pengemudi bentor. Bagi mereka, SIM bukan soal gengsi. SIM adalah rasa aman saat bekerja, agar tidak takut saat razia dan bisa lebih tertib di jalan.

“Saya paham. Abang-abang ini keluar pagi pulang malam demi anak istri di rumah. Yang dibutuhkan bukan banyak, cukup kepastian dan rasa aman saat cari nafkah,” ujar Rahmijati.

Senator empat periode itu menyebut aspirasi SIM Gratis sebagai hal yang manusiawi. Ia akan meneruskan aspirasi tersebut ke instansi terkait, baik di tingkat daerah hingga pusat.

“Ini tugas saya sebagai wakil daerah. Mendengar, mencatat, dan mengawal. Kalau bisa kita katakan bisa. Kalau belum bisa, kita sampaikan apa adanya. Tapi saya ingin abang bentor bisa bekerja dengan tenang dan bermartabat,” tegasnya.

Selain SIM Gratis, Rahmijati juga membuka ruang bagi IPB untuk menyampaikan keluhan lain. Mulai dari tarif, tempat mangkal, hingga jaminan kesejahteraan.

Pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu ditutup dengan penuh kehangatan. Ada tawa, ada jabat tangan, dan ada rezeki dari Senator Rahmijati Jahja yang membuat para pengemudi bentor pulang tidak dengan tangan kosong.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!