GOSULUT.ID – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris turun langsung memantau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dilaksanakan di dua sekolah, yakni SDN 1 Limboto dan SMPN 1 Batudaa, Senin (06/07/2026).
Kedatangan Abdul Waris disambut hangat oleh kepala sekolah, dewan guru, dan peserta didik baru.
Di SDN 1 Limboto, suasana kelas tampak ceria dengan hiasan balon warna-warni. Kadis Dikbud Abdul Waris menyempatkan diri menyapa dan mendampingi siswa yang sedang mengikuti kegiatan pengenalan.
Ia juga berdialog dengan guru untuk memastikan MPLS dilaksanakan tanpa perpeloncoan, tanpa kekerasan, dan dikemas edukatif.
“Anak-anak harus merasa senang sejak hari pertama masuk sekolah. MPLS ini bukan ajang menakut-nakuti, tapi ajang mengenal lingkungan baru dengan cara yang ramah,” ujar Abdul Waris.
Kegiatan dilanjutkan ke SMPN 1 Batudaa. Di hadapan siswa baru, Waris memberikan motivasi melalui pengeras suara. Ia mengajak siswa untuk aktif, disiplin, dan menjaga kebersamaan selama belajar di sekolah.
“MPLS harus jadi pengenalan yang menyenangkan. Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun. Kita ingin anak-anak nyaman dan cepat beradaptasi,” tegasnya.
Menurutnya, Monev ini penting dilakukan agar seluruh sekolah di Kabupaten Gorontalo menjalankan MPLS sesuai Permendikbud dan surat edaran Dinas. Tujuannya agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo memastikan pemantauan akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah lain selama masa MPLS berlangsung.






