Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Buka Pelatihan dan Kurasi IKM, Sofyan Puhi Dorong Produk Lokal Go Nasional

123
×

Buka Pelatihan dan Kurasi IKM, Sofyan Puhi Dorong Produk Lokal Go Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi saat memberikan sambutan.

GOSULUT.ID – Bupati Sofyan Puhi membuka Pelatihan Bisnis dan Kewirausahaan serta Kurasi Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Gorontalo di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Selasa (05/05/2026).

Pelatihan dan kurasi ini diikuti 30 pelaku IKM terpilih dari total lebih dari 4.200 IKM yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Gorontalo untuk mendorong produk lokal naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern hingga tingkat nasional.

“Banyak produk IKM kita sebenarnya sudah berkualitas, namun masih lemah pada kemasan, cerita produk, dan mental usaha. Ini yang harus kita benahi bersama,” ujar Sofyan Puhi.

Sofyan mencontohkan sejumlah produk unggulan daerah seperti karawo, sambal roa, dan anyaman yang memiliki kualitas baik. Namun, produk tersebut belum didukung kemasan dan nilai cerita yang kuat sehingga kalah bersaing di pasar.

Ia menegaskan, kurasi tidak hanya menyasar produk, tetapi juga pola pikir pelaku usaha. Mental pelaku IKM harus siap berbenah dan terbuka terhadap masukan.

“Ini bukan sekadar kesempatan, tetapi tanggung jawab. Kualitas harus dijaga dan produksi harus berkelanjutan,” tegasnya.

Target Masuk E-Katalog hingga Souvenir Resmi

Melalui kurasi ini, produk IKM yang lolos akan diprioritaskan menjadi souvenir resmi daerah. Produk tersebut juga akan masuk etalase Dekranasda dan gerai PLUT, serta dipasarkan melalui e-katalog lokal dan berbagai pameran nasional.

Sofyan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dekranasda melakukan pendampingan berkelanjutan. Pendampingan meliputi aspek legalitas, sertifikasi, hingga pemasaran digital.

“Di era digital saat ini, pelaku usaha harus masuk ke marketplace, media sosial hingga e-katalog pemerintah. Produk Gorontalo harus dikenal luas,” katanya.

Sofyan Puhi berharap kegiatan ini melahirkan produk-produk unggulan baru yang mampu memperkuat daya saing daerah. (Adv)

Share :  
error: Content is protected !!