GOSULUT.ID – Pelaksanaan Gebyar UMKM sejak 24 hingga 26 April tahun 2026 berlangsung lancar dan bisa dikatakan sukses besar. Hal ini dapat di liht dari jumlah pengunjung dan transaksi yang berhasil dibukukan oleh pelaku UMKM dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana menyampaikan, selama 3 hari Gebyar UMKM 2026, tingkat partisipasi masyarakat Gorontalo sangat tinggi.
“Hal ini tercermin dari keterlibatan 235 UMKM binaan dan mitra, meliputi UMKM fashion dan kerajinan, olahan pangan, kopi, olahan kuliner pada area Kampung Kuliner, serta pangan organik dari klaster pertanian dan pondok pesantren, “ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, jumlah pengunjung Gebyar UMKM mencapai kurang lebih 9500 orang, dengan total transaksi penjualan selama rangkaian Gebyar UMKM tahun 2026 mencapai sebesar Rp1.153.295.500,-
“Jumlah transaksi meningkat dan mencapai 150 persen dari tahun 2025, “katanya.
Ia melanjutkan selain itu juga dilakukan Business Matching dengan total nominal sebesar Rp3.504.320.000,- dengan rincian, business Matching pembiayaan antara perbankan dengan UMKM dengan total Rp3.000.000.000,- business Matching Penjualan antara toko retail modern, dengan UMKM dengan total Rp504.320.000,-
Dalam rangkaian Gebyar UMKM tahun 2026, juga telah dilakukan berbagai kegiatan, yakni, Seminar dan Talkshow yakni, seminar Nasional Wastra – “Tren Warna Wastra Daerah menuju Pasar Global dengan Prinsip Keberlanjutan”. Talkshow Kopi: “Beyond The Cup: Barista, Kopi, dan Masa Depan Negeri – ROAD to CANGKIR BARISTA 2026”. Talkshow GreenUp UMKM: “Crafting Local, Impacting Global”
“Juga lomba Fashion Show Kebaya Karawo Kartini, yang diikuti oleh perwakilan dari BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita), serta Fashion Show APPMI yang menampilkan 22 karya desainer lokal kebanggaan Gorontalo, “sambungnya.
Tidak hanya itu katanya kembali, berbagai lomba/kompetisi lainnya dengan partisipasi total ratusan peserta.
“Seperti Duta UMKM tahun 2026: 50 Peserta, lomba Inovasi Pangan – Road To PENAS: 24 Peserta, Lomba Bintang Gorontalo: 18 Peserta, Lomba Musikalisasi Puisi: 7 peserta, Lomba Story Telling: 29 Peserta, dan Lomba Fotografi Perpustakaan: 32 Peserta,”pungkasnya.








