Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten GorontaloPolitik

Direstui DPP, Hendra Hemeto Dipastikan Bertarung di Musda Golkar Kabgor

361
×

Direstui DPP, Hendra Hemeto Dipastikan Bertarung di Musda Golkar Kabgor

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – DPP Partai Golkar akhirnya memberikan restu kepada Hendra Hemeto untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo (Kabgor) pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.

Restu dari DPP yakni berupa surat diskresi yang dikeluarkan pada 19 November 2025 dengan Nomor: B -848/DPP/GOLKAR/XI/2025, perihal Persetujuan sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Periode ke-3 dan ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dengan demikian, Hendra Hemeto dipastikan ikut serta dalam pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulillah, kemarin balasan surat yang saya ajukan ke DPP Partai Golkar sudah mendapat balasan. Dalam surat itu, DPP menyetujui saya untuk maju kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo untuk ketiga periode,” ujar Hendra Hemeto kepada Gosulut.id, Selasa (25/11/2025).

“Ini adalah kepercayaan dan bukti kinerja saya membesarkan Partai Golkar selama 2 periode diakui oleh DPP,” sambungnya.

Mantan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo itu pun mengungkapkan, bahwa dirinya telah melaporkan hal tersebut kepada Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah.

“Tadi malam saya sudah melaporkan kepada Ketua DPD I ibu Idah Syahidah sekaligus mengantakan tembusan surat tersebut di kediaman beliau dan saya juga sudah melaporkan hal itu kepada Ketua Dewan Pertimbangan bapak Rusli Habibie,” ungkap Dadang sapaan akrab Hendra Hemeto.

Ditempat terpisah, seorang kader senior Partai Golkar mengatakan, dengan keluarnya persetujuan dari DPP, maka Hendra Hemeto berpeluang memimpin Partai Golkar untuk periode ketiga.

“Keluarnya surat diskresi ini setahu saya tidak seperti membalikkan telapak tangan, sebab yang mengajukan akan dinilai prestasi, dedikasi dan loyalitas selama 2 periode memimpin partai Golkar,” katanya.

“Dann yang lebih menguatkan lagi, surat ini ditandatangani langsung oleh Ketum dan Sekjen. Tentunya ini adalah kode yang tersirat tinggal bagaimana kita memaknainya,” tandasnya.

Share :  
error: Content is protected !!