Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Cegah Banjir Susulan, BWS Sulawesi II Gorontalo Lakukan Perbaikan Tanggul Jebol

288
×

Cegah Banjir Susulan, BWS Sulawesi II Gorontalo Lakukan Perbaikan Tanggul Jebol

Sebarkan artikel ini
Tim Satker OP BWS Sulawesi II Gorontalo berkolaborasi dengan masyarakat Desa Tunggulo memperbaiki tanggul yang jebol. (Foto: Humas)

GOSULUT.ID – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo mulai melakukan perbaikan tanggul jebol yang berada di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Kamis (08/01/2026).

Diketahui, tanggul di desa tersebut jebol akibat tingginya debit air dan arus yang cukup deras pasca hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi belakangan ini.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Sehingga menyebabkan aliran air masuk dan menggenangi permukiman warga setempat, fasilitas pemerintahan desa, sekolah dan sawah sekitar 40 hektare.

Kasatker OP BWS Sulawesi II Gorontalo, Reynaldo Jeffry Polie.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) BWS Sulawesi II Gorontalo, Reynaldo Jeffry Polie menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk perbaikan tanggul tersebut.

Langkah cepat ini diambil guna mengantisipasi banjir susulan diakibatkan tingginya debit air dan arusnya yang cukup deras, mengingat saat ini masih musim hujan.

“Hari ini sudah mulai action penanganan (perbaikan) di titik yang jebol kemarin,” ucap Reynaldo J. Polie lepada Gosulut.id, Kamis (08/01/2026).

Ia menjelaskan, bahwa tanggul yang jebol di Desa Tunggulo sepanjang 12 meter. Dalam perbaikan tersebut, pihaknya juga berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Kasatker OP BWS Sulawesi II Gorontalo itu juga meluruskan informasi yang sedang berkembang ditengah masyarakat bahwa tanggul tersebut sudah berulang kali diperbaiki, namun tetap jebol.

“Jadi katanya (infomasi beredar) ada (sudah) 4 kali perbaikan tanggul, tapi tetap jebol. Perlu diluruskan, bahwa sebelumnya memang ada perbaikan tapi di sisi kiri. Sedangkan saat ini perbaikannya berada di sisi kanan,” terangnya.

“Dan meskipun di sisi yang sama, perbaikan sebelumnya berada di titik yang berbeda. Sehingga informasinya tidak seperti yang berkembang saat ini, bahwa baru diperbaiki oleh BWS tapi tidak lama sudah jebol lagi,” sambung Reynaldo J. Polie.

Terakhir, dia menambahkan, bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini sifatnya penanganan sesaat atau sementara.

“Beberapa waktu lalu sudah masuk permintaan untuk rehab tanggul secara keseluruhan, dan telah diusulkan,” tambah Reynaldo.

Share :  
error: Content is protected !!