GOSULUT.ID – Pasca dilantik sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) pada 02 November lalu, Abdul Waris langsung bergerak menciptakan sebuah terobosan baru.
Sebuah hal baru yang digagas oleh Abdul Waris kali ini diterapkan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo terlebih dahulu sebelum diterapkan di sekolah-sekolah.
Terobosan tersebut yakni pembentukan kelompok pengajian Qiro’ah di lingkungan Dikbud yang belum pernah ada sebelumnya.
“Mulai Senin (01/12) kemarin, kami telah membentuk kelompok pengajian dengan target dalam 1 bulan 1 kali khatam Alqur’an,” ujar Abdul Waris kepada Gosulut.id, Jum’at (05/12/2025).
Menurut dia, terobosan tersebut selaras dengan visi misi dari Bupati Kabupaten Gorontalo bersama Wabup.
“Visi misi bapak Bupati Sofyan Puhi yang pertama itu sangat berkaitan erat dengan tupoksi kami di bidang pendidikan yaitu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) beragama, berbudaya dan berdaya saing,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, dirinya pun membuat terobosan baru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo sebagai upaya membangun SDM yang beragama.
Lebih lanjut, Kadis Dikbud Kabgor itu mengungkapkan, bahwa terobosan yang digagasnya juga akan diterapkan ke seluruh SD dan SMP di Kabupaten Gorontalo.
“Di sekolah juga akan kita buat seperti itu. Jadi paling tidak, ketika anak-anak kita tamat SD, sudah tahu membaca Alqur’an. Kemudian pada saat SMP bisa mulai menghafalkannya,” ungkap Abdul Waris.
“Jadi kita akan membiasakaan para siswa-siswi di pagi hari membaca Alqur’an dan dilaksanakan 15 menit sebelum masuk kelas. Insya Allah penerapannya di bulan Januari 2026, dalam waktu dekat kami akan rapatkan bersama para guru agama. Ini juga sebagai upaya mewujudkan generasi Qur’ani di Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.







