GOSULUT.ID – Oknum Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Provinsi Gorontalo dilaporkan ke polisi. Ia diduga mengintip dan merekam seorang ahli gizi saat mandi.
Terlapor berinisial JM yang disebut merupakan warga Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Sementara korban bernama Disty, ahli gizi yang bertugas di salah satu SPPG di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Meski identitas terduga telah mengerucut, dugaan keterlibatannya masih menunggu pembuktian melalui penyelidikan resmi aparat kepolisian.
Peristiwa itu terjadi Sabtu (10/10) sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu korban hendak mandi di kamar mandi yang berada di dalam kamarnya. Di dalam kamar tersebut juga terdapat monitor CCTV.
Korban mengaku posisinya saat mandi membelakangi ventilasi, sehingga tidak menyadari aktivitas di luar.
“Saya membelakangi ventilasi, fokus menghadap ke ember. Jadi saya tidak bisa melihat apakah ada apa-apa di ventilasi,” ungkap Disty kepada Gosulut.id, Minggu (11/10/2026).
Kejanggalan baru terlihat usai selesai mandi. Saat berbalik badan, korban melihat sebuah telepon genggam bermerek Samsung Galaxy S24 Ultra dari ventilasi dan mengarah ke dalam kamar mandi.
Mengenali pemilik ponsel tersebut, korban langsung berteriak histeris. Dari monitor CCTV di kamarnya, terlihat seseorang berjalan dari arah lorong belakang kamar mandi.
Teriakan korban membuat Kepala SPPG dan seorang staf akuntan datang ke lokasi. Tak lama kemudian, terlapor datang mengetuk pintu disaat korban masih dalam keadaan menangis dan ketakutan dengan mengaku mengusir ayam yang masuk ke area belakang dapur.
“Yang bersangkutan sempat masuk ke kamar saya setelah meminta izin kepada Kepala SPPG. Karena saya takut langsung saya usir dia untuk keluar, tapi disela-sela itu dia minta maaf dan meminta kepada saya agar tidak mundur (dari ahli gizi di SPPG tersebut),” kata Ditsy.
Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke Polres Boalemo. Polsek setempat yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan sebuah kursi yang diduga digunakan pelaku untuk berdiri agar bisa menjangkau ventilasi.
Hingga berita ini ditayangkan, Gosulut.id tengah berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Polres Boalemo terkait laporan tersebut serta meminta tanggapan terhadap JM dan BGN Regional Gorontalo.







