GOSULUT.ID – Mantan Juru Bicara (Jubir) Pemkab Gorontalo era Nelson Pomalingo, Mansir Mudeng kena semprot usai memprotes pembongkaran air mancur di Kawasan Menara Limboto.
Jubir Pemkab Gorontalo, Safwan Bano menyebutkan, bahwa pembongkaran air mancur dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan untuk merelokasi fasilitas tersebut ke lokasi yang lebih tepat.
“Air mancur itu dibongkar karena posisinya menggunakan badan jalan dan sangat mengganggu fasilitas transportasi umum. Banyak pengguna jalan yang harus memutar jauh, padahal itu adalah jalur utama. Jadi langkah ini justru menjawab aspirasi masyarakat untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya,” ucap Safwan, Senin (27/10/2025).
Menurut dia, pernyataan Mansir Mudeng yang menyebut pembongkaran itu sebagai bukti pembangunan tanpa arah adalah tuduhan yang menyesatkan.
“Justru di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus, arah pembangunan kini dikembalikan pada jalur yang benar, yaitu pembangunan yang tidak mengorbankan fasilitas publik,” imbuhnya.
“Air mancur di atas jalan umum itu menimbulkan keresahan di masyarakat. Dari sisi ekonomi, keberadaannya juga merugikan karena menghambat akses menuju Pasar Sentral Limboto,” sambungnya.
Safwan menambahkan, keputusan pembongkaran ini telah melalui kajian dan perencanaan matang. Pemerintah daerah, berkomitmen untuk menata kota tanpa mengorbankan kepentingan umum.
“Kami justru merespon tuntutan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat luas yang menginginkan agar fungsi jalan dikembalikan sesuai peruntukannya, bukan dijadikan tempat bangunan yang justru mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya lagi.
Meski demikian, Safwan memastikan bahwa fasilitas air mancur tidak akan dihapus sepenuhnya. Pemerintah daerah tetap mempertahankan ikon tersebut, hanya saja akan ditempatkan di lokasi baru yang lebih representatif dan aman bagi pengguna jalan.
“Mantan jubir (Mansir Mudeng) tidak perlu risau. Identitas Kota Limboto akan tetap dijaga dan bahkan dipercantik dengan penataan yang lebih baik, tanpa harus merusak fasilitas umum yang sudah ada,” tandasnya. (Adv)








