GOSULUT.ID – Dua ruang kelas di SMP Negeri 1 Tilango rusak parah akibat tertimpa sebuah pohon besar pada Senin (01/09) kemarin.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo dibawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi pun langsung mengambil langkah cepat guna perbaikan ruang kelas tersebut, agar dapat digunakan kembali oleh para siswa-siswi untuk belajar.
Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur menyampaikan pasca kejadian pohon tumbang tersebut, dirinya langsung memanggil sejumlah pihak terkait, mulai dari kepala sekolah hingga camat.
“Kemarin pak Bupati perintahkan saya untuk segera mengambil langkah, yang diawali dengan rapat dengan pihak sekolah, camat, kades, BPBD, kepolisian dan unsur terkait,” ujar Sugondo Makmur kepada awak media, Selasa (02/09/2025).
Dalam rapat tersebut, ucap Sugondo, dirinya meminta kepada pihak sekolah untuk segera membuat laporan tentang peristiwa pohon tumbang itu, kemudian diserahkan kepada BPBD Kabupaten Gorontalo.
“(Setelah laporan itu masuk) BPBD akan menindaklanjutinya dengan rapat koordinasi bersama OPD terkait untuk menetapkan statusnya ke bencana dalam bentuk berita acara, lalu dikeluarkan lah SK oleh pak Bupati,” ucapnya.
“Kemudian (laporan tersebut) akan dijadikan dasar pencairan anggaran Belanja Tidak Terduga atau disebut BTT untuk perbaikan (dua ruang kelas di SMPN 1 Tilango),” sambung Panglima ASN Kabupaten Gorontalo itu.
Terkahir, Sugondo Makmur menambahkan, bahwa sebelum anggaran BTT dari BPBD dicairkan untuk perbaikan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo akan turun guna menghitung kerugian material.
Seperti diketahui, kejadian pohon tumbang tersebut terjadi ketika proses belajar sedang berlangsung. Sehingga mengakibatkan dua orang siswa dan seorang guru mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tilango. Sedangkan sang guru dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.








