Wabup Thariq: Pentingnya 3 Peraturan Tentang Disiplin Aparatur di Semua OPD

Wabup Thariq: Pentingnya 3 Peraturan Tentang Disiplin Aparatur di Semua OPD

GORUT - GOSULUT.ID

Guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai disiplin kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih khusus bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maka perlu memahami tiga peraturan yang ada. 

Dimana tiga peraturan itu yakti PP Nomor 94 tahun 2021, tentang perubahan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.

Kemudian Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 tahun 2020 tentang pedoman benturan kepentingan. Dan ketiga adalah peraturan tentang pengoperasional Sistim Manajemen Kepegawaian (SIMPEK).

"Jadi ada 3 peraturan yang kami nilai sangat penting terhadap kepatuhan disiplin aparatur," ungkap Wabup Thariq pada sosialisasi peningkatan pengetahuan & wawasan mengenai disiplin PNS kepada OPD dilingkup Pemda Gorut, bertempat di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Selasa (30/11/2021).

Ia mengatakan, penegakan disiplin ini tentu sangat penting, bukan saja untuk memastikan kepatuhan terhadap segenap peraturan perundang -  undangan yang ada, yang berkaitan dengan prestasi.

"Jadi urutannya harus berkaitan. Artinya, semakin tinggi prestasi, kemudian kinerja semakin tinggi, dan produktivitas semakin tinggi, kesejahteraan juga harus semakin tinggi. Nah, begitu urutannya," urainya.

Lanjut Thariq menegaskan, pentingnya penerapan disiplin kerja dan disiplin waktu kineja sesuai dengan ketentuan.
Dimana telah dijelaskan pada Peraturan Bupati (Perbup) untuk menghindari adanya konflik benturan dari seluruh OPD. 

"Jadi dengan adanya perbup ini, maka apapun PNS disemua tingkatan itu, harus melaksanakan sesuai perundang - undangan. Dan jangan menyalahi aturan, meskipun itu berhadapan dengan kepentingan tertentu," terangnya.

Kemudian kata Thariq peraturan ketiga soal pengoperasian sistim menjadi perhatian bersama. Sebelumnya peraturan ini dapat ia tekankan sejak 2 tahun silam pentingnya sistim informasi kepegawaian harus diterapkan.

"Jadi ditahun 2021 ini sistemnya sudah ada, tapi belum dimanfaatkan oleh OPD. Sehingga saya tekankan agar ini bisa dimaksimalkan kembali. Saya berharap karena yang diundang ini hanya kasubag kepegawaian, maka kepada semua peserta untuk menyusun usul rencana tindak lanjut kepada masing - masing kepala dinasnya," pungkasnya.(***)