Vaksinasi Lansia di Provinsi Gorontalo Baru Capai 5 %

Vaksinasi Lansia di Provinsi Gorontalo Baru Capai 5 %

GOSULUT.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengikuti rapat evaluasi vaksinasi COVID-19 tingkat Nasional, Senin (7/6/2021) secara virtual di aula Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data Gugus Tugas, jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Gorontalo hingga 3 Juni 2021 sebanyak 5.511 jiwa. Dari jumlah itu sebanyak 5.272 jiwa sembuh, 172 jiwa meninggal dunia, dan 67 jiwa masih dalam perawatan.

Tenyata, cakupan vaksinasi di Provinsi Gorontalo khususnya bagi warga lanjut usia (lansia) hingga minggu pertama Juni 2021, masih rendah. 

Menurut Wagub Idris Rahim, capaiannya baru mencapai lima persen dari target 96.000 jiwa lansia yang harus divaksinasi.

“Saya minta jajaran kesehatan jangan hanya menunggu di puskesmas. Lakukan strategi jemput bola, datangi langsung RT/RW di mana ada lansia yang belum divaksin,” ujarnya.

Idris Rahim mengungkapkan, peningkatan cakupan vaksinasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro utamanya bagi warga lansia. 

Untuk itu, Idris Rahim menambahkan, khusus vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Gorontalo saat ini sudah mencapai 108 persen, sedangkan petugas pelayanan publik capaiannya baru sekitar 90 persen.

Dalam rapat evaluasi itu, langsung dipimpin oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Bahkan  Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang tidak mengalami lonjakan kasus COVID-19. Indikator lonjakan tersebut terlihat dari jumlah tempat tidur di rumah sakit yang terpakai untuk perawatan pasien yang terpapar COVID-19.

“Keterpakaian tempat tidur di Gorontalo baru sekitar 30 persen, baik tempat tidur umum maupun untuk isolasi,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman.****