Survey Tertinggi Merisaukan Pihak Lain, Nelson: Laporan Ke Bawaslu Untuk Gagalkan Pencalonan Saya

Survey Tertinggi Merisaukan Pihak Lain, Nelson: Laporan Ke Bawaslu Untuk Gagalkan Pencalonan Saya

GOSULUT.ID - Menindaklanjuti laporan ke Bawaslu Kabupaten Gorontalo, calon bupati Nelson Pomalingo secara virtual kepada wartawan menegaskan hal itu wajar karena sebagai incumbent  yang telah bekerja dan telah dinilai tentunya sangat merisaukan pasangan lainnya.

"Ini cara-cara untuk menggagalkan saya sebagai petahana. Yang mengakibatkan orang lain risau dan tidak senang dengan saya. Apalagi survey saya saat ini tinggi, ini menandakan rakyat masih menghendaki saya sebagai bupati," ungkap Nelson, Kamis (08/10/2020).

Menurut Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo tersebut, ini adalah resiko sebagai petahana, dan kepada pihak yang melapor dihimbau bila melaporkan harus disertai data yang kuat.

"Sebagai incumbent, saya tidak pernah melapor balik, kasihan Bawaslu dibawa-bawa dengan yang ecek-ecek begini," sambung nelson.

Soal laporan ia menyampaikan, terkait bantuan perikanan itu adalah program DAK dan DID tambahan sebagai reward dari pemerintah pusat atas pengelolaan keuangan untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19.

"Untuk itu dana tersebut kami sebar ke seluruh dinas termasuk dinas perikanan. Meski sudah ditetapkan sebagai calon, saya ke kegiatan pemberian bantuan kapasitas sebagai bupati. Jadi disana tidak ada kampanye atau embel-embel saya selaku calon bupati, dan yang hadir bukan 600 orang hanya 40 orang sebagai perwakilan," jelasnya.

Kemudian soal hand sanitizer, ini adalah terobosan pemerintah daerah yang bekerjasama dengan Balitbang dan Badan Bencana serta dinas pertanian.

"Soal namanya itu merupakan inisiatif dan inovasi dari BPMDES. NDP itu sudah icon kita, begitu juga 9/12, ini juga inisiatif dan ramuannya dari Badan Bencana. Jadi yang saya tahu Handsanitizer, sama sekali tidak ada hubungannya dengan pencalonan saya," tuturnya.

Nelson melanjutkan, laporan lainnya adalah Jelajah Wisata. Ditegaskan program tersebut sudah merupakan program tetap atau kalender wisata yang dananya telah direcofusing.

"Saat itu ada inisiatif dari komunitas motor (N-Max) untuk melaksanakan jelajah wisata, dan momennya tepat disaat kita masuk new normal sehingga pemerintah pusat dan daerah ingin menggairahkan ekonomi masyarakat. Saya sebagai pemda memfasilitasi serta memediasi guna menggairahkan pariwisata, dan kebetulan saya punya motor N-Max, sehingga kita lakukan kegiatan jelajah wisata," terang mantan Ketua PGRI Provinsi Gorontalo ini.

Dirinya menegaskan, pada intinya apa yang dilakukan sebagai Bupati bukan calon bupati. Ia tidak pernah lakukan kampanye dan mempengaruhi orang disertai embel-embel serta melakukan hal yang terstruktur dan masif pada tiga kegiatan tersebut.

"Saya paham aturan dan insyaallah tidak melangkahi. Saya punya keyakinan apa yang dilakukan benar-benar berdasarkan kajian. Saya tidak punya niat melakukan hal-hal yang menguntungkan, tidak ada yang dirugikan atas apa yang saya lakukan. yang diuntungkan adalah rakyat," tegas Nelson.

Secara terpisah Jubir Tim Pemenangan, Mansir Mudeng mengungkapkan, kami juga dapat melakukan hal sama. Tapi, komitmen NDH bagaimana semua bisa bertarung secara sehat, bukan cara demikian.

"Bila kami mau lakukan, maka imbas-nya bisa sampai pencoretan calon. Disitulah kelebihan pasangan NDH. Bertarung sehat dan menang bermartabat, tanpa harus menyakiti teman bermain dalam perhelatan Pilikada 2020 Kabupaten Gorontalo," ungkap Mansir Mudeng.

Editor: Harso Utiarahman