Soal Pernyataan Yopin, Rian: Kasihan Dia Tak Mengerti Aturan

Soal Pernyataan Yopin, Rian:  Kasihan Dia Tak Mengerti Aturan

GORONTALO (GS) - Tudingan Yopin Polutu yang merasa khawatir akan adanya kepentingan Gubernur dalam penentuan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato untuk memuluskan kepentingan Idah Syahidah dalam pilkada mendatang mendapat respon dari Rian Antutu mahasiswa jurusan Hukum Tata Negara disalah satu Perguruan Tinggi Gorontalo.

Dalam press release melalui WhatsApp redaksi GOSULUT.ID, Rian Antutu mengatakan, rasa khawatir itu berlebihan dan tidak berdasar. Rian merasa tidak ada hubungannya antara pengisian Penjabat Sekretaris Daerah dengan kepentingan politik dari Gubernur.

“Cocoklogi-cocoklogi yang lucu dari Yopin ini menggelikan, masa iya dia menghubungkan proses pengisian Penjabat Sekda dengan pilkada yang masih terlalu jauh, nalarnya dimana ? Ini asumsi pribadinya atau hanya didengar dari orang lain," katanya.

Lebih lanjut, Rian menilai jika penetapan Pejabat Sekretaris Daerah dikaitkan dengan kepentingan politik itu berlebihan, sebab pengisian Pejabat Sekda memiliki dasar hukum yang jelas. 

“Yopin harus paham bahwa Sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2018. Dimana untuk pengisian kekosongan jabatan sekretaris daerah terlampaui (baca: jangka waktu 3 bulan) dan sekretaris daerah definitif belum ditetapkan, maka Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat menunjuk pejabat sekretaris daerah kabupaten/ kota yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 (vide: Pasal 10 ayat 2 huruf b). Jadi keliru kalau dicocologikan dengan kepentingan politik. Tolong masalah hukum dibahas sebagaimana rel hukum jangan ditarik ke persoalan politik. Itu pun bila paham,” lanjutnya.

Terakhir, dirinya berharap agar Yopin yang mengaku sebagai Ketua PB KPMIP ini lebih elegan lagi dalam memberikan pernyataan apalagi melalui media.

“Saya sarankan, jika mau berpendapat silahkan, tapi eleganlah dikit, jangan sampai diketawain orang," harapnya sambil tersenyum tipis.***