"Sidang Terdakwa Adhan Dambea", Saksi Mengirim Rilis Pada Terdakwa, Sebelum Upload

"Sidang Terdakwa Adhan Dambea", Saksi Mengirim Rilis Pada Terdakwa, Sebelum Upload

GOSULUT.ID - GORONTALO

Setelah sempat mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum. Saksi RA akhirnya menghadiri sidang pemeriksaan perkara pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial. Dimana Adhan Dambea (AD) duduk dikursi sebagai terdakwa. 

Minggu lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gorontalo sempat mempertanyakan ketidakhadiran saksi RA. Hakim Irwanto memberikan sinyal kepada Jaksa untuk melakukan jemput paksa. Hal tersebut sesuai dengan aturan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. 

Pada sidang hari ini (22/6/2022), saksi hanya diperiksa seorang diri. Menggunakan setelan baju batik lengan pendek, dengan celana kain hitam. Sidang kemudian dibuka oleh Majelis Hakim pada pukul 11.30 WITA, berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang biasanya dimulai pukul 09.30 WITA. 

Setelah saksi RA disumpah, Hakim kemudian mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Bergulir setelahnya Jaksa Penuntut Umum dan Penasehat Hukum terdakwa. Sebagaimana kita ketahui bersama, saksi RA diperiksa sebagai saksi untuk perkara pengaduan yang dilakukan oleh Rusli Habibie di Polda Gorontalo. Hal mana terkait pemberitaan salah satu media online yang membahas soal 53 Miliar Raib dari APBD Provinsi Gorontalo 2019 digunakan oleh Rusli Habibie untuk serangan fajar. 

Saksi RA merupakan wartawan media online yang dimintai hadir melakukan wawancara kepada terdakwa Adhan Dambea. Baik Hakim maupun Jaksa Penuntut Umum bertanya soal apakah sebelum diterbitkan dimedia, saksi meminta izin kepada terdakwa? Saksi kemudian menjawab menghubungi terdakwa terkait konten atau rilis berita tersebut, dan terdakwa mengiyakan sebelum diupload. 

Agenda pemeriksaan saksi RA kemudian ditutup pada pukul  13.00 WITA. Adapun agenda pemeriksaan untuk minggu berikutnya adalah pemeriksaan Ahli baik dari Jaksa Penuntut Umum maupun dari terdakwa.***