Siapa Bilang Tak Hargai Adat, Bate Lolimutu : Sekarang Saya Sedang Mengurus Pulanga Bupati Nelson Pomalingo

Siapa Bilang Tak Hargai Adat, Bate Lolimutu : Sekarang Saya Sedang Mengurus Pulanga Bupati Nelson Pomalingo

GOSULUT.ID - KOTA LIMBOTO - Terkait viralnya tudingan pada Bupati Gorontalo, yang kata-nya  tidak lagi menghargai pemangku adat dalam mengangkat para camat.

Pemberitaan ini memunculkan perdebatan dalam berbagai Group WhatsApp, Dunia Maya dan kalangan pemangku adat serta tokoh masyarakat.

Bate lo Limuto Loloopo Abdul Wahab Lihu mengatakan,  tidak ada aturan yang mengikat terkait pengangkatan seorang camat harus melibatkan pemangku adat. Yang perlu diketahui oleh kita semua, dalam adat itu, ada Dewan Adat, Pemangku Adat dan ditingkat Kecamatan dinamakan Badan Pekerja tiga serangkat.

"Jadi tidak apa-apa biar tidak melibatkan pemangku adat dalam pengangkatan seorang camat. Bukan berarti tidak menghargai, hal itu sangat keliru jika demikian," jelasnya.

Selanjutnya, kata AW Lihu menyatakan, apa yang dilakukan Bupati Kabupaten Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo sudah sesuai dan tidak menyalahi aturan adat yang selama ini.

" Bupati Nelson itu sudah bekerja sesuai aturan yang ada dan telah mengikuti apa yang telah menjadi tradisi yang ada," ungkap-nya.

Saat bertemu GOSULUT.ID di Masjid Baiturrahman Limboto sebelum Sholat Jum'at, Bate Lolimutu, Darisman Katili yang biasa dipanggil Paci Maniko, berkeluh kesah, atas viral-nya pemberitaan media menyangkut tudingan pada bupati.

"Saya hanya sedang minum kopi di Warkop Pinogu, tiba tiba mereka panggil, disini dulu paci, ada yang dipertanyakan terkait adat. Yaitu pengangkatan camat, saya jelaskan semua, namun itu tak ada dalam aturan adat. Tapi tidak menyatakan, Bupati Nelson Tak Menghargai Lembaga Adat,"  keluh kesah Bate Lolimutu.

Ia menambahkan, bagaimana Saya menyampaikan demikian, sedangkan saat ini sedang kesana kemari dibeberapa kabupaten, guna mempersiapkan pelaksanaan Pulanga Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.

"Jadi saya berharap pada kalian, jika memberikan informasi sesuatu, harus sesuai dengan apa yang disampaikan, jangan menambah-nambah, apalagi sampai menimbulkan kegaduhan," tutur  Paci Maniko. 

Makanya, kalau Pak Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo datang Sholat Jum'at disini, Saya akan minta maaf,  sebab tidak bicara demikian.

Secara terpisah Deswerd Zougira saat bertemu mengutarakan, tentang polimik yang lagi viral dan menjadi pembicaraan didunia maya, sebetulnya di negara kita ini mengenal hukum positif dan hukum adat. Kedua dua-nya harus ditaati, jika melanggar harus ada sangsinya.

"Jika melanggar, semua harus menaati-nya, siapa-pun dia," ujar  Deswerd Zougira salah satu advokat di daerah ini.***

Editor : Alwin Ibrahim