Reses Di Tingkohobu Timur, Lolly Yunus Terima Berbagai Aspirasi 

Reses Di Tingkohobu Timur, Lolly Yunus Terima Berbagai Aspirasi 

GOSULUT.ID - Memasuki hari ketiga pelaksanaan reses masa persidangan ketiga anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Lolly Yunus menerima berbagai aspirasi masyarakat di Desa Tingkohobu Timur Kecamatan Suwawa Tengah, Rabu (23/6/2022).

Salah satu warga, Hamid Ente berharap agar TPA (Tempat Pengajian Anak) sangat membutuhkan bantuan seperti tambahan Al, Qur'an.

"Saya ini juga adalah guru ngaji bagi anak-anak yang ada di desa ini, insyaallah TPA kami dapat dibantu ," ungkapnya.

Warga lainnya Ria bertanya soal siapa saja yang berhak menerima KUBE dan usaha apa saja yang bisa mendapat kucuran bantuan tersebut. Selain itu ia menanyakan mekanisme untuk mendapatkan subsidi beasiswa dan bantuan studi dari pemerintah provinsi 

"Bantuan itu untuk apa saja dan bagaimana cara agar bisa mendapatkannya serta beasiswa untuk anak-anak kami itu seperti apa," sambung ibu rumah tangga ini.

Ditempat yang sama Jamal meminta melalui anggota komisi 3 untuk bisa menyampaikan kepada pemerintah agar bisa membantu mendapatkan pasar untuk produk-produk UMKM, permintaan jamban perbaikan jalan, dan mahyani serta lampu penerangan jalan.

"Perbaikan jalan sangat penting bagi kami warga disini karena akses itu merupakan penghubung tiga desa dari dua kecamatan di wilayah ini," pinta dia.

Lolly Yunus menanggapi untuk bahwa untuk mendapatkan program-program bantuan warga diminta membuat proposal permohonan kepada pemerintah.

"Proposalnya harus diketahui dan ditandatangi oleh kepala desa setempat kemudian diberikan kepada saya atau staf, nanti proposalnya saya masukkan ke pemerintah Bone Bolango, pemerintah provinsi Gorontalo.

Khusus mahyani ia menegaskan, provinsi Gorontalo mendapat melalui perjuangan Wakil ketua DPR RI Rachmat Gobel mendapat bantuan melalui BSPS.

"Alhamdulillah atas perjuangan Kaka Rachmat Gobel, Gorontalo untuk tahap berikut mendapat 5000 mahyani dan Bone Bolango mendapat alokasi 400 unit mahyani. Pastinya desa ini juga akan mendapat bantuan ini," jelasnya.

Sementara beasiswa ia menjelaskan bantuan dari provinsi hanya untuk perguruan tinggi itupun hanya untuk jurusan tertentu seperti kedokteran dan tehnik.

"Jurusan ini menjadi prioritas karena SDMnya dibutuhkan karena tenaga medis seperti dokter masih sangat diperlukan begitu juga tehnik. Jadi tidak ada untuk siswa SD, SMP, dan SMA," tutur Lolly.