PT. Tulus Group Lakukan Sosialisasi Pembangunan Perumahan Kawanua Residence

PT. Tulus Group Lakukan Sosialisasi Pembangunan Perumahan Kawanua Residence

GOSULUT.ID – PT. Tulus Perumahan Kawanua Residence menggelar rapat dalam rangka sosialisasi program pembangunan perumahan Angkatan Darat (AD) di Desa Laikit, Kecamatan Membe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), bertempat di Ruang Pertemuan Sekda Minut, Jumat (13/01/2023).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Minut Novly Geret Wowiling bersama Owner PT. Tulus Group Arifin Djakani dan turut dihadiri sebagian SKPD Pemda Minut.

Pada kesempatan itu, Owner PT. Tulus Group Arifin Djakani memaparkan tentang struktur pembangunan perumahan dan presentase nilai harga serta beberapa aspek lingkungan dihadapan Sekda bersama jajaran SKPD.

Untuk itu, dengan hasil yang sangat representativ disampaikan oleh Arifin Djakani hal itu langsung mendapat tanggapan baik dari Sekda Minut bersama jajarannya.

Sementara itu, dengan hal yang sama Arifin Djakani bersama karyawannya langsung menuju ke kantor Kodam 13/Sulawesi Utara untuk mensosialisasikan pembangunan perumahan KPR AD.

Pada kunjungannya di Kodam 13/Sulawesi Utara dilangsungkan dengan tayangan vidio klip tentang pembangunan perumahan Kawanua Residence yang tersebar di beberapa Kabupaten / Kota, Provinsi Gorontalo. Adapun terlaksananya pembangun perumahan tersebut diwilayah Pohuwato Kecamatan Marisa yaitu komplex Pemda dan Kabupaten Gorontalo yang terdapat beberapa Kecamatan seperti Limboto, Telaga Biru dan Telaga serta Kota Utara dan Kota Barat. 

Kemudian PT. Tulus Group memiliki pabrik pengelolah bahan bangunan tersendiri yang sangat lengkap serta nilai harga jual sangat terjangkau buat prajurit TNI AD dan masyarakat umum lainya yaitu dari harga jual Rp 154.350.000 jutasampe dengan Rp 186.850.000 juta.

Menurut Arifin Djakani mengungkapkan dihadapan prajurit TNI AD Kodam 13/Sulawesi Utara bahwa untuk rencana pembangunan perumahan kedepan di Desa Laikit, Kecamatan Membe masih pada tahap pengurusan izin. 

"Oleh sebab itu kami telah melaksanakan pertemuan dengan Pemkab Minut dalam hal ini Sekda beserta jajaran SKPD," ungkap Owner PT. Tulus Group.

Lebih lanjut, Arifin menjelaskan, bahwa luas lahan pembangunan perumahan di Desa Laikit tidak terlalu besar dan hanya seluas 4,9 hektar. Sementara untuk Provinsi Gorontalo luas lahan terbesar berada di Kecamatan Limboto dengan luas wilayahnya 21 hektar dan 400 pembangunan perumahan yang sudah di bangun serta pembangunan masjid dan gereja.

"Adapun rencana pembangunan lainnya dibelakang Korem 133/Nani Wartabone dengan luas wilayahnya 9 hektar dan rumah sudah di bangun berjumlah 130 unit. Untuk yang telah terjual 100. Selain itu sebagian perumahan berada di lokasi  PT. Harvest Talaga di perbatasan antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo dengan luas lahan berjumlah 7,2 hektar. Kini proses pembangunannya berjumlah 52 unit," tandasnya.***