Program M Top Topang Upaya Pengendalian Inflasi Kota Gorontalo

Program M Top Topang Upaya Pengendalian Inflasi Kota Gorontalo

GOSULUT.ID - Program Moheyinga To'ponula (M Top) Pemkot Gorontalo, yang bertalian dengan pangan startegis membantu menopang upaya pengendalian inflasi di Kota Gorontalo.

Hal ini selaras dengan penyampaian Wali Kota Marten Taha, pada Rakornas Pengendalian Inflasi sekaligus usai menerima penghargaan TPID Award 2021,bertempat di Surabaya, Rabu (14/9/2022).

"Pemkot Gorontalo mengimpelementasikan gagasan keterpaduan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan perikanan budidaya yang dikemas lewat program Moheyinga To'ponula (M Top)...,"

"Ini ikut berguna menopang upaya pengendalian inflasi di Kota Gorontalo karena arah program Moheyinga To'ponula bertalian dengan pangan strategis," tutur Marten.

Di mana kata Marten, tujuan program ini yakni menjaga pasokan ikan air tawar di pasar tradisional, menjaga kestabilan ikan pada umumnya, meningkatkan petani pembudiyaan ikan serta menjaga ketersediaan protein hewan bagi masyarakat.

"Dalam perkembangannya saat ini, program M Top diperkuat lagi dengan penambahan 24 unit bioflok yang dioperasikan di 17 titik di tiga kecamatan..,"

"Melalui teknologi Bioflok, warga dapat mendaur ulang limba untuk dijadikan nutrisi bagi pakan ikan. Hasilnya pun, produksi ikan air tawar makin melonjak...,"

"Pemkot Gorontalo juga telah melakukan usaha ekstra untuk mengendalikan inflasi daerah dengan menjalankan strategi 4K," jelasnya.

Di antaranya, pertama, ketersediaan pasokan. Realisasinya diwujudkan dengan pemberian bantuan sarpras pertanian seperti bibit jagung dan padi, buferstock cabe dan pendistribusian bantuan sarpras perikanan dan peternakan

Kedua, kelancaran distribusi. Strategi ini dilakukan melalui monitoring dan pengawasan bahan kebutuhan pokok, mengadakan toko akses pangan, dan pemberian bantuan BBM solar bagi nelayan.

"Bahkan, kepada nelayan, kita juga membagikan bantuan mesin katinting, genset coolboks hingga jaket tuna," kata Marten.

Ketiga, keterjangkauan harga. Pemkot Gorontalo intens melakukan pemantauan dan analisa bahan pangan pokok demi mengetahui pergerakan harga komoditas maupun produksi komoditas. Jika ada tren kenaikan harga, bisa dilakukan penanganan secara cepat.

"Keempat, memperkuat koordinasi TPID. Berkat usaha-usaha itu, alhamdulillah Kota Gorontalo sukses meraih TPID Award 2021. Kami dinobatkan sebagai TPID terbaik di wilayah Sulawesi. Dan ini sudah yang ketiga kalinya. Di mana pada tahun 2019 dan 2020, TPID Kota Gorontalo juga menorehkan prestasi yang sama," imbuhnya.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah terus berupaya mengendalikan laju inflasi untuk menjaga stabilitas harga komoditas di setiap daerah melalui delapan langkah aksi.

Delapan langkah aksi tersebut, di antaranya, perluasan kerja sama antardaerah terutama untuk daerah surplus atau defisit dalam menjaga ketersediaan suplai komoditas, melaksanakan operasi pasar, pemanfaatan platform perdagangan digital, dan menggunakan anggaran belanja tak terduga dalam pengendalian inflasi.

Selain itu, pemerintah berusaha mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus Fisik, pemanfaatan dua persen dana transfer umum untuk membantu sektor transportasi dan tambahan perlindungan sosial, percepatan implementasi program tanam pangan pekarangan hingga menyusun neraca komoditas pangan strategis di daerah.

"Kemudian memperkuat sarana-prasarana penyimpanan produk hasil panen. Dan memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk mempercepat stabilisasi harga," ujar Airlangga.

Diutarakan Marten, langkah yang telah diinstruksikan pemerintah pusat berupaya direalisasikan dengan baik oleh Pemkot Gorontalo.

"Upaya itu pun sejauh ini cukup efektif menjaga stabilitas harga komoditas pangan dan inflasi bisa dikendalikan. Terbukti data yang dirilis BPS Provinsi Gorontalo hingga Bulan Agustus 2022, inflasi di Kota Gorontalo cukup terkendali. Inflasi Kota Gorontalo berada diangka 3,98," pungkasnya.