Pembentukan Bone Pesisir, Solusi Tepat Mengurai Kesenjangan Pelayanan Publik

Pembentukan Bone Pesisir, Solusi Tepat Mengurai Kesenjangan Pelayanan Publik

GOSULUT.ID - Seluruh Fraksi di DPRD Provinsi Gorontalo secara resmi menyetujui dan mendukung penuh pembentukan calon kabupaten bone pesisir melalui sidang Paripurna ke 54 yang dilaksanakan, Senin (12/07/2021).

Fraksi Partai Golkar (FPG) sebagai Fraksi terbesar di DPRD Provinsi Gorontalo melalui juru bicaranya Yeyen Septiani Sidiki, SE, saat menyampaikan sikap dan pandangan fraksinya menyampaikan, didalam Undang- undang (UU)  Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah.

"Dijelaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan kekhasan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

UU tersebut terang anggota Komisi 2 ini, bahwa setiap daerah otonom baru (DOB) memiliki hak, kewenangan serta kewajiban untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang- undangan.

"Dengan melihat arah dan tujuan pembentukan DOB, maka kita semua pasti memiliki niat yang sama, yaitu menciptakan daerah otonom yang mandiri dan mampu meningkatkan potensi-potensi yang dimilikinya," tutur Yeyen.

Namun katanya , mesti memperhatikan keputusan pemerintah yang telah melanjutkan moratorium pembentukan DOB
di tahun 2021, baik pemekaran maupun penggabungan wilayah.

Dikatakan, melihat tujuan pemekaran yang disajikan oleh komite pembentukan DOB persiapan kabupaten bone pesisir, yang menarik perhatian FPG adalah poin pertama bahwa secara geografis letak daerah persiapan kabupaten bone pesisir yang terpisah dari daerah induk karena harus melewati kota gorontalo sehingga pelayanan publik terasa jauh dari jangkauan masyarakat

"Oleh karena itu, fraksi kami sangat mendukung dalam hal menciptakan solusi yang tepat bagaimana mengurai kesenjangan pelayanan publik yang terjadi antara bone pesisir dengan daerah induk yang terpisah secara geografis," tandas Yeyen.

 .