Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Bypass Oleh PT. PETS Temukan Titik Terang

Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Bypass Oleh PT. PETS Temukan Titik Terang

GOSULUT.ID – Sejak mengantongi akte notaris Hartati Haridji kepengurusan Koperasi Unit Desa Darma Tani Marisa (KUD DTM) hasil RAK tanggal 30 November tahun 2022 sebagaimana tindak lanjut putusan MA No 504 K/TUN/2016 dan putusan MA No 328 K/Pdt/2017 ketua KUD DTM terpilih Zuriyati Usman kini mulai menunjukkan kinerja dengan semaksimal mungkin semata untuk kepentingan rakyat.

Hal ini dibuktikan dengan agenda perdananya diawal tahun 2023 menyambangi langsung lokasi lahan pertanian milik salah satu warga desa Marisa Selatan, Kabupaten Pohuwato yang berada tepat di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Selasa (03/01/2023).

Dalam agenda tersebut Ketua KUD DTM Zuriyati Usman atau dengan sapaan akrab (K Uyi) bersama tim pengurus yang terdiri dari sekretaris Abdurizal Lasantu, Wakil Ketua 4 Mohammad Mbuinga pemilik lahan Iskandar Mahmud serta beberapa orang dari badan pengawas KUD DTM.

Berdasarkan pantauan awak media, hadirnya Ketua KUD DTM Zuriyati Usman dilahan pertanian tersebut ialah bentuk kepedulian terhadap warga pemilik lahan Iskandar Mahmud yang tengah menghadapi persoalan dalam pembebasan lahannya yang akan dilalui oleh pembangunan jalan bypass oleh PT. PETS (Puncak Emas Tani Sejahtera) yang sampai saat ini belum menemukan solusi antara kedua belah pihak.

PT. PETS sendiri adalah perusahaan bidang pertambangan yang sudah beroperasi sejak tahun 2016 silam. Kini dalam tahapan operasi fokus pada kontruksi dengan pembukaan jalan bypass dengan volume panjang hingga mencapai puluhan kilometer dengan lebar hingga 35 meter.

Ditempat terpisah, pemilik lahan Iskandar Mahmud saat dikonfirmasi awak media menyatakan sebenarnya ini sudah sempat terbangun komunikasi, namun sampai dengan sekarang belum ada tindak lanjutnya.

"Jadi, saya sendiri pun mulai was-was dengan keadaan ini. Sebab pada komunikasi kemarin itu ada beda pendapat dalam hal ukuran lahan, seperti yang saya ketahui ukuran lahan itu seluas 27 ribu meter persegi, namun oleh mereka hanya seluas 19 ribu meter persegi kan aneh. Olehnya, saya harap kepada pihak KUD DTM sekiranya bisa menyelesaikan persoalan tersebut," ungkap Iskandar Mahmud. 

Mendengar hal itu, Ketua KUD DTM Zuriyati Usman bersama Sekretaris Abdurizal Lasantu merespon cepat apa yang menjadi harapan saudara Iskandar Mahmud selaku pemilik lahan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, baik Ketua KUD DTM Zuriyati Usman bersama seluruh pengurus dan pengawas sempat diskusi ringan dengan pemilik lahan Iskandar Mahmud. Seusai diskusi lahirlah sebuah ide, solusi, sebagaimana harapan sang pemilik lahan. Dimana Iskandar Mahmud menyerahkan penuh urusan ini ke pihak KUD DTM yang dinahkodai oleh Zuriyati Usman untuk mengkoordinasikan langsung ke pihak perusahaan PT. PETS.***