Pemanfaatan KUR, Korem 133/NW Siap Dampingi Petani

Pemanfaatan KUR, Korem 133/NW Siap Dampingi Petani

GOSULUT.ID - Korem 133/Nani Wartabone menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Calon Penerima Bantuan KUR BRI khususnya bagi Petani, yang dipimpin langsung Danrem Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, MA di Makorem 133/NW, Selasa (06/07/2021).

Dalam sambutannya Danrem 133/NW Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., pada kesempatan ini perlu saya sampaikan kepada bapak-bapak petani bahwa ada beberapa daerah di Gorontalo yang gagal perekonomiannya diakibatkan pandemi sehingga usaha-usahanya tidak berkembang.

"Setelah kami melihat potensi pertanian (Jagung) yang ada diwilayah gorontalo yang sudah mulai menurun kami prihatin dan ingin memajukannya. Sehingga kami dari korem berkoordinasi dengan pihak Perbankan dalam hal peminjaman untuk usaha dan pihak Dinas Pertanian agar membantu memajukan perekonomian wilayah gorontalo dalam hal pertanian", terangnya. 

Danrem menambahkan, oleh karena itu kami mengadakan kegiatan ini agar bisa membantu bapak-bapak petani. Kemudian bapak-bapak petani tidak perlu khawatir karena ada para Babinsa dan Danramil yang menjadi pendamping para petani apabila ada kendala. Pada intinya kami dari pihak Korem dan Pihak terkait (Pihak Perbankan dan Pihak Dinas Pertanian) ingin membantu agar bisa mensejahterakan para petani dan memajukan perekonomian wilayah kita ini.

Kepala BRI Cab. Limboto Bapak I ketut Pastika menjelaskan, pada kegiatan ini saya menyampaikan terkait proses peminjaman untuk usaha yang mana syarat-syaratnya, sbb :

a) Verifikasi Administrasi

b) Apabila verifikasi administrasi tidak lolos berarti para petani masih mempunyai pinjaman di bank BRI yang menunggak dan mempunyai pinjaman di Bank lain, tetapi apabila Verifikasi administrasi dinyatakan lolos, maka akan dilaksanakan Verifikasi Ril/nyata (pemeriksaan dilapangan) yang mana dalam verifikasi tsb para pihak bank akan memeriksa secara nyata lahan para petani dan menghitung luas dari pada lahan tersebut.

c) Untuk pencairannya melalui nomor rekening para petani dan tidak diserahkan langsung. Yang mana biaya itu untuk pengelolaannya (dari menanam sampai pemupukan) serta pencairannya secara bertahap.

d) Mengenai Asuransi apabila para petani memasukan usahanya dalam asuransi maka para petani akan mendapatkan bantuan jikalau usahanya gagal panen (kena hama dan kebakaran) tetapi asuransi membantu sesuai kerugian yang dialami para petani. 

Kadis pertanian Prov. Gorontalo Dr. Ir. Muljadi D. Mario mengucapkan, Kami dari Dinas Pertanian Prov. Gorontalo merasa salut kepada Korem 133/NW karena mempunyai inisiatif yang tinggi untuk mengadakan program ini dan kami merasa bangga bisa ikut serta dalam membantu program ini serta kami selalu siap membantu seluruh program korem 133/NW.