Pansus Jasa Konstruksi: Sebagian Besar Tukang Belum Bersertifikat

Pansus Jasa Konstruksi: Sebagian Besar Tukang Belum Bersertifikat

GOSULUT.ID - Pekerja atau Tukang Bangunan yang ada di Provinsi Gorontalo masih sebagian besar belum memiliki sertifikat.

"Menurut data yang kami miliki, sebagian besar atau masih dibawah 50 persen tukang bangunan di daerah ini belum punya sertifikat," ujar Wakil Ketua Pansus Jasa Konstruksi, Ismail Alulu, Kamis (4/7/2022).

Dikatakan, hal ini yang menyebabkan banyak proyek atau kegiatan yang dilaksanakan baik pemerintah maupun swasta lebih memilih atau memperkerjakan para tukang dari luar daerah.

"Para tukang kita kalah bersaing dengan yang dari luar daerah, selain profesional juga telah memiliki sertifikat," imbuhnya.

Ia menegaskan, berdasarkan peraturan menteri bahwa setiap tukang yang terlibat dalam setiap pelaksanaan kegiatan harus yang telah bersertifikat.

"Dalam aturan itu jelas, dalam hal setiap penawaran tender saja harus dipenuhi sertifikat dari pada pekerja," ujar Ismail.

Legislator PAN ini menyampaikan, persoalan ini yang menjadi salah satu masukan dan aspirasi Pemerintah Kabupaten Kota di Provinsi Gorontalo kepada Pansus yang saat ini merancang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Jasa Konstruksi.

"Saat ini kami (sementara) menggali berbagai informasi dari setiap daerah, dimana Pansus telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, salah satu poin ini yang menjadi masukan dan akan dibahas pada rapat-rapat selanjutnya," terangnya.

Kata dia, pemerintah punya kewajiban untuk membuka tempat-tempat atau lembaga kursus yang nantinya akan menampung semua tukang yang tidak punya sertifikat dan digodok lewat pelatihan yang diberikan sehingga kedepannya setiap pekerjaan yang ada di provinsi Gorontalo akan lebih mengutamakan para pekerja lokal," tandasnya.