Operasi Gabungan Satpol-PP Kabupaten Gorontalo, Di Bawah Komando Muh. Taufik Margono Sisir Tempat Kos, Miras Dan Hiburan Malam

Operasi Gabungan Satpol-PP Kabupaten Gorontalo, Di Bawah Komando Muh. Taufik Margono Sisir Tempat Kos, Miras Dan Hiburan Malam

GOSULUT. ID - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Gorontalo bersama TNI-Polri dan Pengadilan gelar razia penyakit masyarakat (pms) yang berhasil menjaring beberapa pasangan yang bukan pasangan suami istri (Pasutri). Di beberapa kos-kosan yang ada di wilayah Telaga.

Operasi penyakit masyarakat itu, di gelar dalam rangka menindak lanjuti instruksi Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dalam hal penegakan Peraturan Daerah (Perda), serta laporan masyarakat, Jum'at (20/03/2020).

Bukan hanya, kos-kosan yang menjadi sasaran operasi penegakan peraturan daerah (Perda) itu, namun juga beberapa tempat hiburan malam dan juga yang diduga tempat penjualan minuman keras (miras).

Dari operasi yang di gelar Satpol-PP dan gabungan TNI-Polri dan pengadilan ini, berhasil mengamankan, 2 pasangan yang bukan suami istri, dan beberapa liter miras jenis captikus serta miras lainnya.

Di temui awak media, Sekretaris Dinas Satpol-PP Kabupaten Gorontalo. Moh. Taufik Margono. S.pd. MM menyampaikan, operasi yang berlangsung di beberapa kos-kosan dan tempat hiburan malam serta kedai penjualan miras itu dalam rangka penegakan peraturan daerah.

" Ini dalam rangka penegakan perda di kabupaten gorontalo, dan juga menyongsong bulan ramadhan. Maka sesuai instruksi kepala satuan polisi pamong praja Kabupaten Gorontalo, di bawah pimpinan saya dengan beberapa penyidik dan melibatkan dari Reskrim Gorontalo dan Babinsa serta Pengadilan, kita mengadakan operasi untuk kos-kosan, tempat hiburan malam, dan yang diduga memperjual belikan miris," jelasnya.

Selanjutnya, Taufik menyampaikan, bahwa selain penegakan perda juga menindak lanjuti laporan masyarakat yang berkaitan dengan keberadaan kos-kosan dan hiburan malam serta penjualan miras.

"Dari beberapa laporan masyarakat bahwa telah jadi multi fungsi dari kosan itu sendiri maka kita memulai operasi dari wilayah limboto, sampai ke wilayah Talaga CS. Dan operasi ini akan terus kami gelar di wilayah Kabupaten Gorontalo sampai mendekati bulan ramadhan nanti ," tegasnya.

Dari beberapa yang di amankan seperti miras, kata Taufik akan di panggil pemiliknya dan untuk pasangan yang berhasil di jaring akan dilakukan pembinaan lebih intensif.

" Kita sudah mencatat identitas pemilik dan akan memanggil yang bersangkutan dan untuk pasangan yang kedapatan berduaan itu diawali dengan pembinaan dulu, karena mereka adalah masyarakat kita juga, jadi kita berikan pembinaan, tetapi ketika terjaring lagi, kita tindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang ada," paparnya.

Taufik, berharap pada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Gorontalo, ketika melihat ada hal-hal yang mencurigakan untuk segera memberikan informasi pada yang berwajib.

" Kami selaku penegak perda, mengharapkan kepada masyarakat luas di Kabupaten Gorontalo ini untuk memberikan informasi, ketika ada hal-hal yang mencurigakan. Namun itu tidak dieksekusi secara langsung, jika ada tolong dilaporkan ke kami. Dan Insya ALLAH dalam rangka perlindungan masyarakat, kita laksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo, " harapnya.***

Editor : Alwin Ibrahim