Masa AMPERA Minta RDP Soal TKA, Adhan: Bawa Data Lengkap

Masa AMPERA Minta RDP Soal TKA, Adhan: Bawa Data Lengkap

GOSULUT.ID - Masa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (AMPERA) Gorontalo yang datang ke DPRD diminta melengkapi data serta bukti terkait keberadaan enam orang yang diduga Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke provinsi Gorontalo.

Hal ini diungkapkan salah satu anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H.Adhan Dambea kepada wartawan usai menerima masa aksi di halaman gedung DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (26/07/2021).

"Dalam menyampakan tuntutannya, sebaiknya dilengkapi data dan bukti-bukti untuk memperkuat tuntutan mereka (masa demo) terkait keberadaan TKA di Provinsi Gorontalo," ungkapnya.

Karena lanjut dia, bila aspirasi yang disampaikan tidak berbawaan dengan bukti pendukung, maka tuntutan yang disuarakan hanya akan sia-sia.

"Presure yang disuarakan akan mubazir jika tidak ada dokumentasi serta data dan bukti lengkap, apalagi masa demo meminta digelar rapat dengar pendapat," ujarnya

Aleg PAN ini mengatakan, soal keberadaan 6 TKA yang diaspirasikan, DPRD tidak memiliki kewenangan untuk mendesak pemerintah provinsi untuk memulangkan para TKA.

Sebab menurut Adhan, kebijakan TKA bukan domain dan kewenangan pemerintah provinsi tapi berada pada pemerintah pusat.

"Masa demo perlu memahami kewenangan dan kebijakan yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 soal pemerintahan daerah. Dimana kedudukan kita tidak sejajar dengan pemerintah pusat, artinya ini perlu mitra yang setara yakni DPR RI, kami DPRD hanya sebatas melakukan pengawasan serta pengecekan dan tidak memiliki kewenangan untuk memulangkan TKA," tegas Adhan.