Lewat Milad Ke-36 SMA Muhammadiyah Batudaa, Bupati Nelson Pomalingo : Semua Sekolah Sama

Lewat Milad Ke-36 SMA Muhammadiyah Batudaa, Bupati Nelson Pomalingo : Semua Sekolah Sama

GOSULUT.ID - BATUDAA - Terkait kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, mengenai sekolah tingkat SMA, yang sudah menjadi kewenangan provinsi. Namun bagi Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, hal itu tidak menjadi ukurun untuk memajukan dunia pendidikan.

Apakah SMA, SMP, SD, maupun PAUD, yang letaknya di wilayah Kabupaten Gorontalo, hukum-nya wajib menjadi perhatian pemerintah, jangan pernah dibeda-bedakan, terutama anak-anak didik.

Bupati Nelson Pomalingo mengatakan, Walau tugas dan kewenagan Kabupaten itu, hanya pada PAUD, SD, dan SMP, tapi sekolah SMA  itu berada di wilayah Kabupaten, maka tetap kita perhatikan, kenapa? Karena anak-anak itu adalah anak –anak kita juga.

"Selama ini dirinya tidak pernah membedakan antara dikbud dan depag, antara negeri dan swasta, sebab menurutnya ke duanya harus maju dan berkembang," kata Neslon Pomalingo saat menghadiri milad SMA  Muhammadiyah Batudaa ke 36 tahun 2019, Kamis (19/12/19).

Untuk itu, kenapa saya datang di sekolah ini, karena sekolah ini dibangun oleh rakyat, swasta namanya. Maka selaku Pemerintah, harus mengapresiasi terhadap rakyat yang demikian.

"Mestinya, itu tugas negara, tapi rakyat yang membangun. Dan itulah yang membuat saya bangga sert senang. Jumlah siswanya kurang lebih lima ratusan. Yang menjadi salah saru sekolah swasta paling bagus di Kecamatan Batudaa," ucap Nelson Pomalingo.

Saat sekarang, SMA Muhammadiyah itu terus mengalami perkembangan, sehingga menjadi potensi besar bagi sekolah itu sendiri terutama antara siswa, guru dan orang tua. Dan Pemerintah terus mendorong-nya, apalagi sekolah  dibangun oleh swasta yang dimulai dari rakyat.

" Untuk hal yang menjadi kebutuhan sekolah ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak pernah menutup mata. Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo telah menjawab akan kebutuhan guru agama di daerah ini. Bahkan  telah berupaya mengangkat 160 guru agama. Dan untuk tahun 2019, Pemerintah kembali mengangkat, kurang lebih 20 guru agama yang ditempatkan di seluruh sekolah swasta, maupun negeri di Kabupaten Gorontalo, "ujar Nelson Pomalingo.***

Editor : Alwin Ibrahim.