KH. Burhanuddin Umar dan Ibrahim T. Sore Kembali Nakhodai NU Kota Gorontalo

KH. Burhanuddin Umar dan Ibrahim T. Sore Kembali Nakhodai NU Kota Gorontalo

GOSULUT.ID - KH. dr. Burhanuddin Umar, Rois Syuriah dan Drs. Ibrahim T. Sore, M.Pd kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah NU Kota Gorontalo masa khidmat Tahun 2021- 2026 pada Konferensi Cabang Ke VI Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo, yang dilaksanakan di Aula Rektorat Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo, Sabtu (11/09/2021).

Konferensi yang dihadiri dan dibuka secara virtual oleh Ketua PBNU Korwil Indonesia Timur Bidang Agama tersebut, KH. Abdul Manan Ghani dan dihadiri langsung Rois syuriah PCNU Kota Gorontalo, dr. Burhanudin Umar, dan Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.Hi, selaku Ketua PWNU Provinsi Gorontalo.

Proses pemilihan PCNU Kota Gorontalo berjalan cukup alot, peserta Konferensi dari seluruh utusan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) yang berasal dari 9 (sembilan) Kecamatan se Kota Gorontalo menyuarakan aspirasi tiga nama dalam usulan calon Ketua Tanfidziyah, yakni Drs. Hi. Ibrahim T. Sore, M.Pd dan Muchlis Huntua, S.Ag, M.Si, serta Irfan Gani, S.Ag, M.Pd.I.

Namun di detik-detik terakhir, Muchlis Huntua memilih belum bersedia karena harus konsen dengan studynya program S3 (doktor) dan Irfan Gani lebih fokus untuk membantu pengembangan UNU Gorontalo, akhirnya Ibrahim T. Sore untuk kembali melanjutkan kepemimpinan NU Kota Gorontalo selama lima tahun ke depan.

Ibrahim T. Sore yang kembali dipercaya menjadi Ketua Tanfidziyah NU menyampaikan, apa yang disampaikan Rois syuriah PCNU kota Gorontalo, dr. Burhanudin Umar, dan Ketua PWNU Provinsi Gorontalo Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.Hi dan arahan PBNU KH. Manan diawal sambutan membuka acara Konfercab akan menjadi catatan penting untuk agenda kerja kedepan oleh PCNU Kota Gorontalo.

Ia mengajak segenap pengurus (MWC) untuk bahu membahu dan secara  bersama-sama membawa organisasi tersebut semakin lebih baik dengan program kerja yang lebih bermanfaat bagi masyarakat kota Gorontalo, khususnya kaum Nahdiyyin.

"Tantangan NU kedepan sangat kompleks dan harus kita hadapi secara bersama dengan penuh semangat dan butuh kesabaran agar apa yang kita harapkan bisa terwujud," sambungnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Irfan Gani, S.Ag., M.Pd dalam laporannya mengatakan, konferensi ini adalah untuk melengkapi pengelolaan kepengurusan Nahdlatul Ulama yang ditetapkan AD/ART NU hasil Muktamar dan lebih Khusus PCNU Kota Gorontalo menindaklanjuti SK Perpanjangan oleh PBNU.

"Maka konferensi Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo tahun ini dilaksanakan agak berbeda dan terbatas pesertanya karena masa pandemi covid 19 dan dimana dalam kondisi pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat, kita tetap mendukung himbauan pemerintah. Namun kondisinya ini tidaklah menjadi penghalang semangat untuk melaksanakan amanat organisasi sehingga moment ini menyusun kepengurusan dan merumuskan program kerja Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo masa khidmat 2021-2026," jelasnya.