Ketum Adinkes Provinsi Gorontalo Melantik Pengurus Wilayah Adinkes

Ketum Adinkes Provinsi Gorontalo Melantik Pengurus Wilayah Adinkes

GORONTALO - GOSULUT.ID

Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Provinsi Gorontalo Dr. M. Subuh melantik pengurus wilayah Adinkes periode 2021 – 2025, bertempat di Gedung Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, Senin (22/11/2021). Pengurus Wilayah Adinkes Provinsi Gorontalo dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Adinkes Nomor 144/ADINKES-PW/XI/2021.

 “Jadi, dalam membangun sektor kesehatan Adinkes tidak mengenal masalah, tetapi masalah yang kita hadapi adalah tantangan. Seperti tantangan pelayanan di rumah sakit, dan Dinas Kesehatan (Dikes) tidak boleh tutup mata, karena Dikes merupakan koordinator tertinggi di sektor kesehatan. Belum lagi tantangan dalam pelayanan kesehatan dasar,” ucap Ketum Adinkes Provinsi Gorontalo M. Subuh.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Ekonomi Kesehatan itu mengatakan, dalam menjalankan visi misinya dalam pembangunan kesehatan di daerah, Adinkes merangkai dua kekuatan yaitu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Adinkes dilibatkan dalam pembuatan segala aturan Kemendagri yang menyangkut sektor kesehatan.

Ketum Adinkes M. Subuh menambahkan, semangat untuk melakukan reformasi kesehatan di era pandemi merupakan momentum yang baik untuk membangun ketahanan kesehatan. Ia menuturkan, Indonesia saat ini telah mampu mengendalikan pandemi COVID-19.

“Tetapi ingat, baru dalam status terkendali, belum aman terkendali. Oleh karena itu Dikes harus proaktif melakukan berbagai upaya pencegahan dan mitigas agar benar-benar siap menghadapi pandemi,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang hadir pada pelantikan itu berharap Adinkes dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Idris mengemukakan, meskipun berbagai keberhasilan pembangunan di sektor kesehatan telah dicapai, namun masih banyak permasalah kesehatan yang harus dituntaskan, seperti angka kematian ibu melahirkan, kematian bayi, kasus stunting, termasuk pandemi COVID-19.

“Saya berharap Adinkes dapat memberikan ide-ide penguatan Dinkes dan rumah sakit serta menyusun program kesehatan dalam rangka terwujudnya kesehatan masyarakat yang lebih prima yang merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo,” tutupnya.***