Ketua BPK RI : Pemda Kawasan Timur Indonesia Diminta Belajar di Gorontalo

Ketua BPK RI : Pemda Kawasan Timur Indonesia Diminta Belajar di Gorontalo

GOSULUT.ID - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kesembilan kalinya secara berturut-turut menjadi rekor tersendiri bagi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. 

Untuk itu, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Agung Firman Sampurna mengatakan, pemerintah daerah di kawasan Indonesia Timur diminta belajar pengelolaan keuangan daerah dari Provinsi Gorontalo.

Hal itu disampaikan oleh
Ketua BPK RI Agus Firman Sampurna  didampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam keterangan pers usai menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemprov Gorontalo bertempat di gedung DPRD, Jumat (10/6/2020).

Apalagi Pemprov Gorontalo juga telah mencatat rekor sembilan kali berturut turut meraih opini WTP di era kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Termasuk opini WTP untuk lima kabupaten dan satu kota.

Bahkan kata Agung Firman,  Provinsi Gorontalo sebagai daerah pertama yang ia sambangi untuk menyerahkan opini WTP. Karena, Gorontalo menjadi percontohan pelaporan keuangan yang baik khususnya untuk daerah daerah di kawasan Indonesia Timur.

“Kenapa kami datang ke Gorontalo, sebab pemerintah provinsi dan pemerintah daerah se Provinsi Gorontalo menyampaikan laporan keuangannya tepat pada waktunya. Ini yang kita harapkan agar semua pemerintah provinsi di kawasan Indonesia Timur melakukan hal yang sama. Ini sangat penting,” ujarnya.

Lebih lanjut  Agung Firman menambahkan, Gorontalo pelaporan keuangan tepat waktu, maka khususnya bagi pemerintah di kawasan Indonesia Timur,  masih menyisakan pekerjaan rumah. Masih ada yang terlambat menyampaikan dari yang seharusnya tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir namun molor hingga bulan ketujuh.

“Akuntabilitas itu kan bertahap, pertama kan mereka laporkan dulu. Ini masih ada yang terlambat, ada yang bulan enam, bulan tujuh. Ini berdampak pada kepatuhan, akuntabilitas, manfaat dan ada risiko,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyambut baik kehadiran Ketua BPK RI ke Gorontalo. Menurutnya kesempatan ini menjadi sebuah kehormatan baginya dan pemerintah daerah.

“Hari ini kita menerima LHP langsung diberikan oleh beliau. Di tengah kesibukan beliau dan di tengah pandemi covid-19 tapi alhamdulillah beliau beri kesempatan pertama kali (datang) yakni di Provinsi Gorontalo,” tuturnya.***