Kasiter Kasrem 133/NW Nonton Bareng Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong"

Kasiter Kasrem 133/NW Nonton Bareng Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong"

GOSULUT.ID - Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera Tahun 2023, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Totok Sulistyono, S.H., M.M., M.I.P, diwakili Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Inf Yayat Priatna P, S.I.P., M.Tr.Han mengikuti kegiatan nonton bersama secara virtual Pagelaran Wayang Orang dengan lakon "Pandawa Boyong", kegiatan nonton bersama ini dilaksanakan di Gedung Payungga Mako Lanal Gorontalo, Minggu (15/1/2023) malam.

Pagelaran Wayang orang ini digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM) yang melibatkan Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Staf sebagai pemeran.

Pada pagelaran wayang orang ini Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memerankan tokoh Bima Sena tokoh pandawa yang kuat bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh namun sebenarnya berhati lembut sedangkan untuk Puntadewa tokoh yang dikenal tekun dalam agama dan selalu bertindak adil dan jujur ini diperankan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tokoh wayang lainnya juga dimainkan oleh Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang berperan sebagai Batara Guru, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA sebagai Eyang Abiyasa, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna.

Pagelaran wayang orang ini bertajuk 'Pandawa Boyong" bercerita tentang perjuangan Pandawa yang merupakan lambang kehidupan, mengajak kita sebagai bagian dari masyarakat untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat serta nilai-nilai Pancasila yang diwakili oleh masing-masing sosok Pandawa Lima. Pagelaran Wayang Orang ini merupakan salah satu peran TNI dan Polri dalam upaya pelestarian budaya Nusantara.

Kasiter Kasrem 133/NW pada kesempatan ini mengatakan Peringatan Hari Dharma Samudera merupakan sejarah peringatan hari penting nasional yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 15 Januari. Hari Dharma Samudera diperingati untuk mengenang sejarah 15 Januari 1962 silam, peristiwa heroik Angkatan Laut Indonesia yang disebut dengan Pertempuran Laut Aru.

"Hari Dharma Samudera adalah hari penting nasional yang diperingati untuk mengenang sejarah Pertempuran Laut Aru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962 silam. Kala itu Tentara Indonesia bertempur melawan Belanda untuk pembebasan Irian Barat (Papua) di Perairan Maluku," Ungkapnya.

Kegiatan nonton bersama ini dihadiri oleh Asisten 2 Pemprov Gorontalo Drs. Sutan Rusdi., Ak., M.M.,Ca., Dir Pol Air Polda Gorontalo Kombes Pol Saiful Alam, S.I.K, S.H,M.H, Kabinda Gorontalo Suryono,S.S, Asintel Kajati Gorontalo Hendi Arifin, S.H, Dan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Indra Giri Yani Wardono, S.T.,M.Sc.,M.Tr Ops La, Kasibantek Satradar 224/Kwd Lettu Lek Teguh Priyanto, Ibu Ketua Jalasenastri Cab 4 Korcab VIII, Para PJU Lanal Gorontalo, Perwakilan Prajurit Lanal Gorontalo dan Perwakilan pengurus Jalasenastri.