Kasi Intel Korem 133/NW Jadi Pemateri Dialog Memperingati Hari Toleransi Internasional di Universitas Bina Taruna

Kasi Intel Korem 133/NW Jadi Pemateri Dialog Memperingati Hari Toleransi Internasional di Universitas Bina Taruna

GOSULUT.ID - Keberagaman merupakan hal yang sangat dekat dan melekat bagi masyarakat Indonesia. Bukan tanpa alasan, Indonesia memiliki beraneka ragam suku, etnis, budaya, dan bahasa sebagai karakter dan ciri khas tersendiri. Meskipun berbeda-beda, masyarakat Indonesia terus berusaha untuk memelihara keberagaman yang ada dan hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

Danrem 133/NW Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Korem 133/NW Kolonel Inf Priyanto menghadiri kegiatan Dialog keberagaman dengan Tema "Merawat Toleransi Demi Kerukunan Dalam Kehidupan Berbangsa, Bernegara dan Beragama" dalam rangka memperingati Hari Toleransi Nasional 16 November 2021, diselenggarakan oleh Universitas Bina Taruna Gorontalo. Selasa (16/11/2021).

Kasi Intel Korem 133/NW Kolonel Inf Priyanto sebagai pemateri menjelaskan tentang memberikan Toleransi Penting Dalam Menjaga Keutuhan NKRI, Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di negeri ini, masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang terdiri dari beberapa agama dengan memiliki kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing-masing dan rawan konfik.

Tidak heran jika sikap toleransi ditanamkan pada seluruh masyarakat dan anak-anak muda Indonesia sebagai penerus bangsa. Hal ini menjadi salah satu upaya agar masyarakat dapat saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada. Bukan hanya dalam lingkup negara Indonesia, sikap toleransi juga harus diterapkan oleh setiap bangsa atau seluruh umat manusia demi menjaga perdamaian dan menjamin hidup yang sejahtera.

"Dalam hal ini, organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggagas Hari Toleransi Internasional untuk meningkatkan kesadaran toleransi bagi seluruh masyarakat di dunia, pada tahun 1995. Hingga kini, Hari Toleransi Internasional selalu diperingati pada 16 November dengan beragam tema yang berbeda setiap tahunnya", terangnya.

Peringatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi setiap masyarakat untuk menumbuhkan toleransi pada sesama. Di mana setiap perbedaan yang ada pada manusia merupakan karunia Tuhan yang harus dihormati dan dihargai. 

"Kegiatan yang dilaksanakan betujuan untuk menanamkan rasa toleransi antar sesama bagi para pemuda generasi penerus bangsa agar tidak mudah di pecah belah oleh isu SARA yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia", pungkas Kolonel Inf Priyanto.