Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo Goes To Campus, Langkah Awal Bidik UNG

Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo Goes To Campus, Langkah Awal Bidik UNG

GOSULUT.ID - Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di lingkungan perguruan tinggi, Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo menggelar kegiatan "Imigration Goes To Campus".

Sebagai awal pelaksanaannya dengan menyasar perguruan tinggi terbesar di Provinsi Gorontalo yakni Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Berbagai iven turut dirangkaikan dengan Imigration Goes To Campus seperti Seminar Keimigrasian, Layanan Eazy Paspor dan Layanan Informasi Keimigrasian yang dilaksanakan di ruang sidang lantai 4 Ruang Rektorat UNG, Kamis (22/9/2022).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo, Heni S Wardoyo kepada awak media menuturkan, kegiatan ini adalah bagian dari program yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo terhadap kampus-kampus yang ada di provinsi Gorontalo.

"Dan langkah awal kami kita laksanakan di Universitas Negeri Gorontalo, karena menurut kampus ini sangat strategis apalagi saat ini mereka (UNG) sedang melakukan internasionalisasi dan sedang diakreditasi oleh Jerman," ungkapnya.

Menurutnya, tentu apa yang sementara dilakukan kampus tersebut tidak dapat dipisahkan dengan keimigrasian.

"Untuk itu kami turut mendukung dan mengsuport apa yang sedang UNG lakukan dan kami datang langsung menjemput bola," sambungnya.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo, Jhoni Rumagit menyampaikan, salah satu fungsi dan imigrasi adalah sebagai salah satu fasilitator pembangunan. Upaya itu dilakukan melalui kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak salah satunya dengan pihak kampus.

"Tentu mahasiswa yang intelek dan bisa bersaing secara internasional ketika dia mau keluar negeri salah satu syaratnya adalah membutuhkan paspor," imbuh dia.

Bagi Jhoni "Imigration Goes To Campus" yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo merupakan bagian perpaduan antara sosialisasi dan isi paspor.

"Jadi kami telah membuka satu ruang di UNG yang didalamnya ada berbagai layanan dan informasi keimigrasian," katanya.

Melalui kegiatan itu, Jhoni berharap apa yang dilakukan pihak imigrasi dilingkungan citivitas akademika UNG dapat tersosialisasi ke mahasiswa dan kampus lainnya.

"Misalnya BEM UNG menceritakan soal ini ke BEM kampus lainnya, sehingga kami juga bisa melakukan layanan yang sama ke kampus-kampus lainnya di Provinsi Gorontalo," tandasnya.