Kami Diseminasi, Kok Anda Kebakaran Jenggot! 

Kami Diseminasi, Kok Anda Kebakaran Jenggot! 

GOSULUT.ID - Pemberian informasi kepada masyarakat terhadap fakta-fakta persidangan selama proses pemeriksaan sidang perkara Gorontalo Outer Ring Road cenderung tak diinginkan oleh sebagian kecil masyarakat.  Berbagai cara dilakukan diantaranya meminta agar narasumber Diseminasi Hasil Monitoring Sidang untuk ditertibkan. 

Setelah aksi "menertibkan" mendapatkan banyak kecaman dari masyarakat termasuk praktisi hukum. Kini, kegiatan Diseminasi yang dilaksanakan oleh Tim Monitoring Sekolah Anti Korupsi (SAKSI) Indonesia dipersoalkan. 

Menangapi semua itu, Munandar Pakaya, SH selaku peneliti SAKSI Gorontalo dalam Press Release mengatakan, bahwa kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan masukan.

"Itu artinya bahwa kegiatan diseminasi hasil monitoring sidang kami, sangat menyita perhatian publik. Olehnya wajar bila kegiatan ini harus selalu dilakukan. Kalau perlu dimassifkan," katanya.

Lebih lanjut Munandar menambahkan, cuman saya merasa lucu bagi segilintir orang yang sewot. Atau bisa dikatakan kebakaran jenggot. Kami yang melaksanakan kegiatan diseminasi kok situ yang gatal. Janganlah masalah GORR yang sudah berkekuatan hukum (baca: AWB) tetap dipolitisir. Kasihan masyarakat Provinsi Gorontalo. Kecuali ada yang mengharapkan masyarakat memperoleh informasi yang tidak valid. Kami berbulan-bulan melakukan pemantauan. Kami tahu siapa yang hadir di ruang sidang, termasuk lalu lintas pemeriksaan saksi di persidangan kala itu.

"Saya hanya sarankan, kalau cari panggung silahkan buat aja kegiatan yang serupa. Kami memiliki tahapan-tahapan kegiatan. Jangan langsung klimaks, bertahap dong.  Setelah selesai diseminasi hasil monitoring sidang perkara Gorontalo Outer Ring Road. Kami akan lanjut ke Eksaminasi Putusan. Ketua kami akhir tahun kemarin Ketua Tim Eksaminasi Putusan Obstruction of Justice kerjasama Komisi Pemberantasan Korupsi. Jadi sabar ya," tambah Munandar.***