Irwan Mamesah Terima Aspirasi Perahu Viber dari Nelayan di Mootayu

Irwan Mamesah Terima Aspirasi Perahu Viber dari Nelayan di Mootayu

GOSULUT.ID - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Irwan Mamesah melaksanakan jaring aspirasi terhadap masyarakat yang berada di Desa Mootayu Kecamatan Bone Raya, Rabu (22/6/2022).

Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut pelaksanaan reses masa persidangan ketiga tahun 2021-2022.

Irwan menyampaikan, reses adalah waktu yang diberikan DPRD kepada seluruh anggotanya kembali ke daerah pemilihannya guna bertemu langsung dengan warga untuk menghimpun berbagai keinginan, keluhan dan kebutuhan dan selanjutnya diperjuangkan ke pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Aspirasi-aspirasi yang diungkapkan bapak dan ibu akan saya cermati dulu disesuaikan dengan alokasi anggaran dan program yang  dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, bila sinkron akan saya upayakan secara serius agar memenuhi harapan kita semua," tuturnya.

Lanjut dia, tidak semua yang disampaikan masyarakat menjadi kewenangan pemerintah provinsi gorontalo karena ada juga yang merupakan urusan wajib pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Bone Bolango.

"Misalnya perbaikan jalan, nah kalau urusan  ini tentu harus melihat status jalan tersebut, apakah itu urusan provinsi atau daerah, Ini perlu diketahui dan dipahami sehingga kebutuhan yang diinginkan benar-benar tepat kepada pengambil kebijakan," jelas politisi PKS ini.

Sebagai daerah yang berada di pesisir dengan mayoritas pencaharian warga setempat adalah nelayan, sangat mengharapkan tambahan fasilitas untuk mendukung aktifitasnya dilaut.

Seperti disuarakan salah seorang nelayan yang membutuhkan perahu Viber dan alat tangkap ikan "Tolong sampaikan ke pemerintah, perahu viber dan alat tangkap adalah yang sangat kami butuhkan disini, kiranya hal ini dapat difasilitasi dan juga ada suntikan modal untuk ibu-ibu yang berjualan," ujar nelayan tersebut.

Atas keinginan warga tadi Irwan meminta agar apa yang diperlukan bisa dibuatkan dalam proposal dan dimasukkan ke dirinya dan akan disampaikan ke pemerintah.

"Nanti item-item apa yang diinginkan bisa dirinci dalam proposal agar pemerintah bisa mengetahui kebutuhan nelayan disini," pungkasnya.